Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 51
Title CURHAT PENGUSAHA: JANGANKAN BICARA THR, BAYAR GAJI SAJA SULIT
Media Name suara.com
Pub. Date 08 April 2020
https://www.suara.com/bisnis/2020/04/08/075301/curhat-pengusaha-jangan kan-bicara-
Page/URL
thr-bayar-gaji-saja-sulit
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Banyaknya pelaku usaha terdampak akibat wabah Virus Corona baru atau COVID-19
membuat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda
Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming meminta adanya penundaan pembayaran
tunjangan Hari Raya ( THR ). Menurut Maming, pemberian THR dapat ditunda
dahulu hingga kondisi perusahaan dapat kembali stabil. Pasalnya, banyak sektor
usaha yang saat ini tidak beroperasi sama sekali.
"Mungkin ada jalan keluar juga bagaimana peraturan yang diaplikasikan adalah
perusahaan dan karyawan bisa berdiskusi secara internal dan negosiasi antara
pengusaha dan karyawan itu sendiri. Intinya dikembalikan lagi kepada pengusaha
dan pegawai masing-masing untuk mencari jalan tengah. Insya Allah kita akan cari
way out dan solusi bersama," ujar Maming, Rabu (8/4/2020).
Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu mengatakan, kondisi saat ini
terbilang buruk. Ia mengungkapkan saat ini pengusaha berupaya keras untuk bisa
bertahan. Organisasi itu juga tengah mengkaji bagaimana caranya agar industri
tidak sampai melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ). Selain itu para
pengusaha menilai pemberian THR menjadi beban tahun ini. Pihaknya pun meminta
kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar tidak membahas THR terlebih dahulu.
"Kita berpikir mau bayar dari mana kalau sekarang terus bahas THR, ini bisa PHK
karena beban kami sangat berat. Banyak sektor usaha yang sama sekali tidak
beroperasi lagi. Kami mohon kebijakan dari Kementerian Ketenagakerjaan bisa
mengeluarkan juga kebijakan yang win-win solution kepada pengusaha," ujarnya.
Maming mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan anggota di seluruh
daerah soal THR melalui video conference. Ia mengakui bahwa saat ini para
pengusaha dan pelaku industri sedang mengatur strategi untuk tetap
mempertahankan kesejahteraan karyawannya di tengah hambatan bisnis akibat
wabah COVID-19. Pelaku usaha juga tengah mencari cara agar THR para
pegawainya bisa tetap dipenuhi.
"Untuk THR, kami dari pengusaha untuk minta di-pending dulu. Karena tidak elok
dibahas pada kondisi sekarang. Bukan tidak dikasih ya, tapi di-pending bahwa
jangankan bicara THR, untuk membayar gaji saja sekarang sedang kesulitan,"
katanya. (Antara).
Page 50 of 234.

