Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 89

Title          53.465 TENAGA KERJA DI JABAR DIRUMAHKAN HHINGGA PHK AKIBAT WABAH CORONA
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      08 April 2020
                              https://www.liputan6.com/news/read/4222226/53465-tenaga-kerja-di-jabar -
               Page/URL
                              dirumahkan-hhingga-phk-akibat-wabah-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat sudah melakukan
               pendataan sementara terhadap 1.476 perusahaan yang terdampak pandemi Corona
               (Covid-19). Dari jumlah itu, ada sekira 53.465 pekerja yang dirumahkan hingga
               diberikan pemberhentian hubungan kerja (PHK).

               Data itu didapatkan dari sejumlah wilayah di Jawa Barat, terutama yang menjadi
               pusat industri. Di antaranya, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten
               Bandung Barat, Kota Cimahi hingga kawasan Kabupaten Karawang, Bekasi,
               Kabupaten Subang dan Purwakarta.

               Kepala Disnakertrans Provinsi Jabar, Ade Afriandi, menjelaskan 53.465 pekerja yang
               terdampak tersebut memiliki nasib yang berbeda-beda. Sebanyak 34.365 orang di
               antaranya diliburkan, 14.053 pekerja dirumahkan, dan 5.047 pekerja mendapat
               PHK.


               "(Data) ini masih bersifat sementara, karena masih banyak berlangsung
               perundingan antara pihak perusahaan dan pekerja," kata Ade, Selasa (7/4/2020).


               Data sementara itu, ia sebut akan dilaporkan kepada Sekretaris Jenderal
               Kementerian Ketenagakerjaan. Gunanya, untuk menjadi pertimbangan pemberian
               insentif dari pemerintah pusat melalui Kartu Pra Kerja.


               Dapat Kartu Pra Kerja

               Pekerja yang terdampak dan memiliki Kartu Pra Kerja, akan diberikan pelatihan
               dengan insentif senilai Rp 600 ribu tiap bulan. Pelatihan rencananya dilakukan
               selama empat bulan.


               "Tentunya dengan sinergitas antara pusat dan daerah ini, perusahaan tidak
               langsung mengambil keputusan PHK. Artinya tetap pekerja perusahaan atau
               industri, nah selama dua sampai empat bulan itu kan dapat insentif-lah dan mereka
               pelatihan online. Artinya masih ada waktu lain yang bisa digunakan untuk usaha
               lain," pungkas Ade.






                                                       Page 88 of 234.
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94