Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 AGUSTUS 2019
P. 46
Title MENAKER WACANAKAN DUA PROGRAM BARU JAMINAN SOSIAL BAGI PEKERJA
Media Name pikiran-rakyat.com
Pub. Date 12 Agustus 2019
https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2019/08/12/menaker-wacanakan-du a-
Page/URL
program-baru-jaminan-sosial-bagi-pekerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, melontarkan wacana agar jaminan sosial
yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan
ditambah dua program. Kedua program itu yakni Jaminan Kehilangan Pekerjaan
(JKP) serta Jaminan Pelatihan dan Sertifikasi (JPS).
Hanif Dhakiri mengatakan, dua program itu bisa menjadi instrumen negara untuk
melindungi warganya. Apalagi, di tengah disrupsi ekonomi, hal itu membuat pasar
tenaga kerja menjadi sangat dinamis.
"Ini sekadar wacana untuk antisipasi lebih baik dalam memberikan perlindungan
dari sisi tenaga kerja yakni korban pemutudan hubungan kerja (PHK). Korban-
korban PHK juga harus dilindungi negara," katanya saat seminar nasional bertema
"Kebijakan Sektor Tenaga Kerja untuk mendukung Transformasi Ekonomi" di
Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019.
Turut hadir sebagai pembicara lainnya adalah Menko Perekonomian, Darmin
Nasution; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional,
Sofyan Djalil; Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita; serta Ketua Asosiasi
Pengusaha Indonesia, Haryadi B. Sukamdani.
Menurut Hanif, JKP adalah semacam unemployment benefit atau keuntungan bagi
pengangguran. Sedangkan program JPS, itu berupa jaminan sosial yang diberikan
agar warga memiliki kesempatan menjalani pelatihan baik untuk meraih keahlian
(skilling), meningkatkam keahlian (upskilling), maupun mengubah keahlian
(reskilling) yang diakhiri dengan sertifikasi profesi.
"Korban PHK harus dibantu dalam kurun waktu tertentu, agar mereka punya
kesempatan beradaptasi dan memperbaiki skill-nya untuk mencari pekerjaan yang
baru," katanya.
Dua program itu masih menjadi wacana yang belum dibicarakan dengan Presiden
Ia mengatakan, melalui dua program jaminan sosial itu, maka orang bisa mengalami
longlife learning dan longlife employbility. Namun, ia mengatakan, kedua program
belum dibicarakan dengan Presiden karena ingin menjadi diskusi publik lebih dulu,
Page 45 of 89.

