Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 139
Artinya, para peserta pelatihan benar-benar mendapatkan manfaat untuk mencari
nafkah di tengah ancaman wabah Covid-19.Paling tidak, para pencari kerja
memahami tentang sistem pengembangan keterampilan secara digital.Lebih dari itu,
para pekerja terampil secara digital bisa mengembangkan diri untuk bekerja di
sektor apapun, yang tentu saja dengan penghasilan yang tercukupi.Toh, mitra dan
lembaga pelatihan Kartu Prakerja sudah memenuhi syarat dan kewajiban, di
antaranya memiliki cakupan layanan berskala nasional, memiliki sistem informasi
dan teknologi yang memadai, dan mendukung program Kartu Prakerja, memiliki
portal, situs, atau aplikasi yang bisa diakses melalui internet.
Selain itu, memiliki kerja sama dengan lembaga pelatihan yang memiliki program
pelatihan berbasis kompetensi kerja, dan untuk pihak swasta, harus berbadan
hukum PT dan memiliki izin usaha. Sedangkan syarat menjadi lembaga pelatihan
adalah berbentuk badan swasta, BUMN, BUMD atau pemerintah.
Lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan mitra atau kanal digital mesti
memiliki tata kelola Kartu Prakerja, menyediakan pelatihan sesuai kebutuhan pasar,
ada kurikulum dan silabus terstruktur.Kemudian, ada sarana dan prasarana
pembelajaran, tenaga pendidik berkuali kasi, ada sistem evaluasi pembelajaran dan
bagi badan swasta, memiliki nomor induk berusaha (NIB) dari Online Single
Submission (OSS).
Saat ini, sudah ada delapan mitra digital, yakni Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar
Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan dari pemerintah yakni Sistem
Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) Kementerian Ketenagakerjaan.
Bahwa sekarang ini berkembang kritik dan usulan, alangkah lebih baiknya program
Kartu Prakerja tetap jalan sesuai rencana. Kritik yang ada mesti jadi bagian dari
evaluasi, sedangkan usulan bisa ditampung terlebih dulu..
Page 138 of 261.

