Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 144

Title          PENGUSAHA MENDUKUNG PENUH PROGRAM KARTU PRAKERJA
               Media Name     investor.id
               Pub. Date      28 April 2020
               Page/URL       https://investor.id/business/pengusaha-mendukung-penuh-program-kartu-p rakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               JAKARTA,  - Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Himpunan Pengusaha Muda
               Indonesia (Hipmi), mengemukakan, dunia usaha mendukung penuh program Kartu
               Prakerja. Program ini bisa menyeimbangkan antara pengembangan kualitas SDM
               dan kebutuhan pasar kerja.

               Namun, Ajib mengingatkan,  output  program Kartu Prakerja harus terukur. Dengan
               begitu dapat diketahui apakah program ini menghasilkan tenaga kerja terampil yang
               diterima di dunia kerja atau tidak.


               "Jangan sampai mendapat pelatihan, tapi kita tidak tahu  output  -nya. Kalau
               ketidaksesuaian (  mismatching  ) terus terjadi, itu akan menimbulkan intelektual
               proletar, kondisi di mana banyak orang pintar dan terlatih, tetapi dengan lapangan
               kerja yang tidak sesuai," papar dia dalam diskusi  Ngopi Teko  bertajuk  Bermitra
               dalam  Kartu Prakerja  yang digelar Kantor Kemenko Perekonomian secara virtual di
               Jakarta, Senin (27/4).


               Diskusi yang dipandu Asisten Deputi Pelestarian Lingkungan Hidup Kemenko
               Perekonomian,  Dida Gardera  ini selain Ajib Hamdani, juga menghadirkan
               pembicara Direktur Kemitraan dan Komunikasi  Project Management  Office  (PMO)
               Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky.


               Ajib Hamdani menegaskan, Hipmi siap bekerja sama dengan pemerintah dalam
               program Kartu Prakerja agar program tersebut lebih bermanfaat dan tepat sasaran,
               dengan memanfaatkan jaringan pengusaha muda yang tersebar di 420
               kabupaten/kota di 34 provinsi.

               Menurut Ajib, diperlukan alat ukur yang tepat untuk memastikan program Kartu
               Prakerja benar-benar efektif dan tepat sasaran.

               "Harus bisa diketahui, berapa persen yang bisa bekerja karena  skill  -nya ter-
               upgrade  , berapa persen yang bisa berbinsis, dan berapa persen yang gagal,"
               tandas dia.

               Dia mencontohkan, ada orang yang tidak terlalu membutuhkan pekerjaan dan
               hanya coba-coba mengakses program Kartu Prakerja, ternyata berhasil.










                                                      Page 143 of 261.
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149