Page 154 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 154
Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni
menjelaskan, perusahaan menyiapkan anggaran Rp 663 miliar untuk kompensasi
PHK karyawan.
Dana tersebut dialokasikan ke angkatan pertama sebesar Rp 343 miliar untuk 328
karyawan yang terkena dampak. Jumlah itu tidak termasuk bonus 2019 sebesar Rp
18,3 miliar yang akan dibayarkan sebelum 15 April.
"Kami telah menyelesaikan reorganisasi perusahaan kami pada akhir Februari, dan
92 persen karyawan yang terkena dampak telah menerima kompensasi yang jauh
lebih baik daripada yang dipersyaratkan oleh Undang-undang," kata Irsyad
berdasarkan keterangan resminya, Kamis (2/4).
Irsyad menuturkan perusahaan telah mengambil semua langkah yang diperlukan
untuk membantu karyawan yang terkena dampak reorganisasi. Ia mengungkapkan
perusahaan saat ini sedang proses mediasi dengan 52 karyawan terdampak yang
memutuskan untuk menolak tawaran kompensasi dan melalui penyelesaian
perselisihan hubungan industrial.
Irsyad menegaskan permasalahan yang sedang dijalani oleh pihaknya bersama
karyawan ini sudah berlangsung sebelum virus corona menyebar di Indonesia.
Irsyad menjelaskan, langkah yang diambil ini adalah reorganisasi bisnis yang
dilakukan sebagai bagian dari strategi tiga tahun ke depan untuk bertransformasi
menjadi brand yang lebih gesit dan terpercaya. Menurutnya, proses ini telah
diterima oleh 92 persen dari total 677 karyawan Indosat yang terkena dampak dan
telah menjalani fase transisi yang lancar pada akhir Maret lalu.
Page 153 of 261.

