Page 222 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 222
nunggak bayar BPJS kesehatan sehingga buruh kesulitan mendapat akses itu.
"Termasuk kami juga minta pencerahan, apakah kami yang di PHK atau dirumahkan
bisa mencairkan jaminan hari tua (JHT) untuk menopang kehidupan kami. Kami
sangat berharap dukungan pemerintah, termasuk adanya bantuan langsung tunai
kepada kawan-kawan yang terdampak," pungkasnya.
Satu per satu persoalan itu dicatat dan didengar baik-baik oleh Ganjar. Menurutnya,
beberapa persoalan yang dikemukakan tersebut memang menjadi perhatiannya
selama ini.
"Kawan-kawan buruh melaporkan soal nasibnya, ada yang di-PHK, dirumahkan,
BPJS nunggak dan bagaimana nasib mereka. Beberapa yang itu hubungannya
dengan pusat, pasti akan kami bantu fasilitasi, seperti soal Kartu Prakerja atau
BPJS," kata Ganjar.
Dia mengakui, mekanisme Kartu Prakerja memang di luar dari harapannya.
Prosesnya yang sulit dan cukup membingungkan membuat para buruh kesulitan.
Persoalan itu sudah disampaikan Ganjar kepada pemerintah pusat. Dia meminta,
seluruh buruh yang terdampak dan tidak bisa mengakses sistem kartu Prakerja, bisa
di-backup dengan data manual.
"Sebab kalau hanya lewat satu pintu, sulit masuknya. Apalagi kuota hanya 5,5 juta
itu, sekarang pendaftarnya sudah 7 juta. Kami sudah koordinasi dan kami
sampaikan pada Presiden soal ini. Kami mendorong agar bisa dikirim manual,
silahkan nanti pusat melakukan verifikasi," terangnya.
Terkait nasib para buruh yang terkena PHK atau dirumahkan, Ganjar juga sudah
berkomunikasi dengan semua perusahaan di Jateng.
Menurutnya, sudah saatnya perusahaan peduli kepada pekerja di tengah pandemi
ini.
Page 221 of 261.

