Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 SEPTEMBER 2019
P. 21
Title CEGAH FRAUD, BPJS KETENAGAKERJAAN LUNCURKAN SIDEWAS
Media Name hukumonline.com
Pub. Date 26 September 2019
https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5d8ba239a13c2/cegah-fraud-bp js-
Page/URL
ketenagakerjaan-luncurkan-sidewas/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dewan Pengawas (Dewas) merupakan bagian dari organisasi BPJS yang bertugas
melakukan pengawasan internal. Sesuai UU No.24 Tahun 2011 tentang BPJS
menjabarkan ada empat tugas Dewas. Pertama, melakukan pengawasan atas
kebijakan pengelolaan BPJS dan kinerja direksi. Kedua, melakukan pengawasan atas
pelaksanaan pengelolaan dan pengembangan dana jaminan sosial (DJS) oleh
direksi.
Ketiga, memberi saran, nasihat, dan pertimbangan kepada direksi mengenai
kebijakan dan pelaksanaan pengelolaan BPJS. Keempat, menyampaikan laporan
pengawasan penyelenggaraan jaminan sosial sebagai bagian dari laporan BPJS
kepada Presiden dengan tembusan kepada Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).
Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan tugas tersebut, Dewas BPJS
Ketenagakerjaan meluncurkan Sistem Deteksi dan Pengawasan (SiDewas). Sistem
berbasis web ini dapat diakses lewat alamat situs
(https://whistleblowing.tips/wbs/@SiDewas).
Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono mengatakan sistem ini
ditujukan untuk menerima dan memproses pengaduan peserta, masyarakat, dan
internal BPJS Ketenagakerjaan. Melalui sistem ini Dewas mengajak seluruh pihak
untuk berpartisipasi dalam mengawasi pengelolaan jaminan sosial yang
diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan. Semua pengaduan dan laporan yang masuk
akan dikaji terlebih dulu, sebelum ditindaklanjuti.
Guntur meminta masyarakat jangan takut untuk melapor karena identitas pelapor
akan dirahasiakan. Paling penting, pelapor menjelaskan substansi yang dilaporkan
secara lengkap dengan dokumen (bukti) pendukung. Tapi pengaduan itu bukan
terkait pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terhadap peserta, karena ini sudah ada
salurannya melalui customer service.
Pengaduan yang bisa disampaikan melalui SiDewas antara lain terkait tindak
kecurangan (fraud). Misalnya, diduga ada petugas BPJS Ketenagakerjaan yang
melakukan pemalsuan data yang tujuannya membobol klaim peserta, gratifikasi,
dan pelanggaran prosedur lain. Internal BPJS Ketenagakerjaan juga bisa melapor,
Page 20 of 49.

