Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 SEPTEMBER 2019
P. 33

Genap memasuki tahun keempat di masa penugasannya, Dewan Pengawas
               bersama Komitenya telah menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja BPJS
               Ketenagakerjaan. Dari hasil pengawasan tersebut, Dewan Pengawas menerbitkan
               berbagai rekomendasi bagi penyelenggaraan program jaminan sosial
               ketenagakerjaan yang lebih berkualitas dan akuntabel. Salah satunya melalui
               Sidewas.

               Aplikasi ini menjadi alat penunjang fungsi, tugas dan wewenang Dewan Pengawas.
               Harapannya dapat memperkuat pengawasan dengan menerima pelaporan dari
               sumber yang dapat dipertangungjawabkan.

               Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko dan TI BPJS Ketenagakerjaan Poempida
               Hidayatulloh mengatakan Sidewas diharapkan mampu mendorong dan menggugah
               keberanian pelaporan penyimpangan. Meski institusi ini telah memiliki kanal sejenis
               yaitu Whistle Blowing System, namun kehadiran SiDewas dapat menjadi pilihan lain
               bagi khalayak yang ingin melakukan pengaduan terkait berbagai pelanggaran yang
               ditemukan.

               Sidewas dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja, melalui beberapa kanal
               diantaranya website https://whistleblowing.tips/wbs/@SiDewas,email , SMS dan
               whatsapp di nomor 08119001137, atau melalui PO BOX 1205 JKS 1200.

               Pengelolaan sistem ini dilakukan oleh pihak ke 3 sehingga bersifat independen dan
               bebas dari benturan kepentingan. Lalu secara sistematis hasil laporan tersebut
               hanya bisa diakses oleh minimal 4 orang Dewan Pengawas secara bersama-sama
               dalam sebuah forum rapat.

               Terdapat 3 kategori dampak aduan yang diakomodir oleh SiDewas, yaitu aduan
               berdampak pada kerugian keuangan, moral/etika, serta sistem/layanan. Sistem ini
               akan memilah dan mengeskalasi aduan yang masuk secara sistematis. Selanjutnya
               pelapor diminta untuk mengisi identitas diri, serta melampirkan data dan fakta
               pelanggaran yang terjadi. Ketiga hal mendasar ini,menjadi bukti kuatnya sebuah
               pelaporan pengaduan.




























                                                       Page 32 of 49.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38