Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 OKTOBER 2019
P. 24
Title INI STRATEGI KUNCI PEMERINTAH BENAHI SISTEM PENDIDIKAN VOKASI DI INDONESIA
Media Name bisnis.com
Pub. Date 08 Oktober 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20191008/12/1156698/ini-strategi-kunci -pemerintah-
Page/URL
benahi-sistem-pendidikan-vokasi-di-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Pemerintah akan melakukan revitalisasi pendidikan vokasi untuk
mempersiapkan lulusan yang siap terjun di dunia kerja. Dalam hal ini, revitalisasi
tersebut dilakukan pemerintah dengan menggandeng pelaku usaha seperti Kadin
dan Apindo.
Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker Bambang
Satrio Lelono mengatakan ada beberapa hal yang akan dilakukan pemerintah dan
pelaku usaha untuk mengembangkan pendidikan vokasi.
Pertama , dengan membentuk Komite Pelatihan Vokasi Nasional (KPVN) yang
berfungsi untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi pengembangan pendidikan
dan pelatihan vokasi.
Bambang menegaskan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi
hal yang penting dalam menciptakan ekosistem pengembangan sumber daya
manusia (SDM) yang unggul. Untuk itu, KPVN yang dibentuk ini juga melibatkan
asosiasi industri seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo).
"Komite pengarahnya nanti terdiri dari beberapa kementerian, Kadin dan Apindo,"
katanya kepada Bisnis .com , Senin (7/10/2019).
Dalam waktu dekat, imbuhnya, komite tersebut akan segera diluncurkan.
Pemerintah juga sudah memiliki grand design pelatihan vokasi nasional dengan
menggunakan pendekatan kebutuhan tenaga kerja dari prioritas pembangunan
nasional, mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 14 Kawasan Industri Strategis
di luar Jawa, proyek 35.000 megawatt (MW), tol laut, hingga kawasan 3T
(Terdepan, Terluar dan Tertinggal).
Kedua, pemerintah juga akan melakukan revitalisasi pendidikan vokasi yang
ditargetkan akan mencapai 5.000 sekolah menengah kejuruan (SMK) hingga 2024
dengan anggaran senilai Rp4,3 triliun.
Page 23 of 66.

