Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MARET 2020
P. 32

RIBUAN BURUH DEMO DI GEDUNG SATE, SEBUT OMNIBUS LAW LEBIH JAHAT DIBANDING
               Title
                              VIRUS CORONA
               Media Name     jabar.tribunnews.com
               Pub. Date      16 Maret 2020
                              https://jabar.tribunnews.com/2020/03/16/ribuan-buruh-demo-di-gedung-sa te-sebut-
               Page/URL
                              omnibus-law-lebih-jahat-dibanding-virus-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -
               Ribuan buruh dari berbagai serikat buruh dan pekerja di Jawa Barat berunjuk rasa di
               Jalan Diponegoro, depan Gedung Sate , Senin (16/3/2020).

               Mereka sepakat menolak omnibus law RUU Cipta Kerja yang tengah diproses di DPR
               RI karena dinilai merugikan para pekerja.

               Mereka memilih untuk tidak melaksanakan imbauan pemerintah untuk tidak
               berkerumun di tengah wabah virus corona Covid-19, karena menanggap omnibus
               law tersebut lebih berbahaya dari virus corona jika disahkan.

               "Memang, betul ada surat edaran dari pemerintah daerah untuk larangan berkumpul
               karena wabah virus corona, kawan-kawan. Tapi, hari ini kita memaksakan tetap
               menggelar aksi untuk menolak omnibuslaw RUU Cipta Kerja karena ini lebih jahat
               dari virus corona," ujar Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
               Provinsi Jabar Roy Jinto Ferianto saat berorasi di depan ribuan buruh.

               Pembahasan omnibus law ini dinilai tidak pernah melibatkan unsur serikat pekerja
               atau buruh. Pembahasan draf RUU ini dinilai dilakukan secara sembunyi-sembunyi
               dan tertutup sehingga tidak dapat diakses publik dengan dalih investasi.

               Mereka menilai RUU Cipta Kerja ini bukan untuk mensejaterahkan buruh akan tetapi
               akan memiskinkan kaum buruh secara sistimatis dengan mendegradasi hak-hak
               buruh untuk kepentingan para pengusaha.

               Mereka menganggap UU Cipta kerja dapat membuat tenaga kerja asing unskill
               worker lebih mudah bekerja di Indonesia dengan dihapusnya wajib izin untuk
               mempekerjakan TKA.

               Hubungan kerja dengan sistem kerja PKWT dan outsourcing untuk semua jenis
               pekerjaan tanpa ada batasan waktu pun dinilai sangat memberatkan. Apalagi
               dengan dihapusnya Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan UMSK, serta
               berlakunya upah per jam, upah borongan, dan upah industri padat karya.




                                                       Page 31 of 58.
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37