Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MARET 2020
P. 28
SERBA SALAH KARYAWAN: INGIN IKUTI IMBAUAN PEMERINTAH, TAPI TERBENTUR
Title
PERUSAHAAN
Media Name kumparan.com
Pub. Date 16 Maret 2020
https://kumparan.com/kumparannews/serba-salah-karyawan-ingin-ikuti-imb auan-
Page/URL
pemerintah-tapi-terbentur-perusahaan-1t2Cy7iIQzD
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengimbau warga
untuk melakukan segala aktivitasnya di rumah untuk mencegah penyebaran virus
corona. Dari mulai belajar, bekerja, hingga beribadah.
Namun ternyata imbauan itu tak sepenuhnya langsung bisa dijalankan. Untuk para
pekerja misalnya, mereka masih harus tetap ke kantor karena pihak perusahaan
belum memberlakukan sistem work from home (WFH).
"Saya hari ini masih masuk kantor. Perusahaan baru mau ambil kebijakan soal ini,"
kata Adik, salah seorang karyawan di perusahaan di kawasan segitiga emas
Sudirman, Jakarta, Senin (16/3).
Ia pun harus tetap ngantor, dengan naik commuter line dari rumahnya di Citayam,
Bogor. KRL tetap sesak, tak ada perubahan seperti hari-hari biasanya.
Hal lebih parah terjadi di Terminal Kalideres. Bus TransJakarta lebih ramai dari
biasanya karena para pengguna jasa tetap harus berangkat ke kantor.
"Ini antrean untuk masuk halte TransJakarta dari jam 06.30 pagi," kata Hermon
Julius, warga Kalideres, kepada kumparan.
Saking banyaknya orang yang mengantre, Hermon pun belum mendapatkan giliran
naik bus kendati sudah menunggu sejam.
"Masuk haltenya saja belum. Banyak bus yang tidak beroperasi ditambah aturan bus
berangkat 20 menit sekali sehingga antrean semakin panjang," kata Hermon.
Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan sudah mengumumkan bahwa jadwal
perjalanan bus TransJakarta dipotong nyaris 80 persen, dari semula 248 menjadi
13. Pihak TransJakarta pun mengimbau agar masyarakat menyesuaikan dengan
kebijakan itu.
Page 27 of 58.

