Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 23

Title          OBON TABRONI: RIDWAN KAMIL JANGAN BUAT KEBIJAKAN ANEH-ANEH SOAL UMK
               Media Name     jpnn.com
               Pub. Date      02 Desember 2019
                              https://www.jpnn.com/news/obon-tabroni-ridwan-kamil-jangan-buat-kebija kan-aneh-
               Page/URL
                              aneh-soal-umk
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Anggota Komisi IX DPR yang membidangi ketenagakerjaan, kesehatan dan
               kependudukan Obon Tabroni meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk
               tidak membuat kebijakan yang aneh-aneh menyusul keputusan untuk mengubah
               surat edaran (SE) menjadi surat keputusan (SK) tentang upah minimum
               kabupaten/kota (UMK) di Provinsi Jawa Barat tahun 2020.

               "Hal ini seharusnya menjadi pelajaran bagi setiap kepala daerah agar tidak
               membuat kebijakan yang aneh-aneh dan bertentangan dengan aturan yang ada,"
               katanya dalam pernyataan yang disampaikan, Minggu (1/12).

               Obon yang juga merupakan Deputi Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal
               Indonesia (FSPMI) itu mengatakan, surat edaran kontroversial itu meresahkan
               buruh di Jawa Barat sehingga menimbulkan kegaduhan dan suasana tidak kondusif.

               Hal tersebut, menurutnya, berdampak negatif terhadap produktivitas serta
               mengurangi daya tarik Jawa Barat bagi investor karena aturan yang bertentangan
               hukum.

               "Sikap ini menandakan Gubernur Jawa Barat enggak profesional dan hanya mencari-
               cari kericuhan," katanya.

               Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Konfederasi Serikat
               Pekerja Indonesia (KSPI) itu juga meminta agar Ridwan Kamil menaati aturan yang
               ada.

               Sebelumnya, Obon Tabroni menanggapi surat dari Ridwan Kamil dengan
               mengatakan bahwa buruh tidak butuh surat cinta, melainkan kebijakan yang
               menyejahterakan.

               "Upah buruh tidak memberatkan pengusaha. Justru yang memberatkan adalah
               korupsi, perizinan yang berbelit-belit, dan banyaknya pungutan liar," katanya.

               "Jangan karena tidak bisa menertibkan pungutan liar, akhirnya upah buruh yang
               dikorbankan," ujar Obon. (antara/jpnn)







                                                       Page 22 of 116.
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28