Page 97 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 97
Title RIDWAN KAMIL ENGGAN REVISI POINT 7 DI SK UMK BURUH JABAR: UDAH ITU AJA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 02 Desember 2019
https://kumparan.com/kumparannews/ridwan-kamil-enggan-revisi-ponit-7-d i-sk-umk-
Page/URL
buruh-jabar-udah-itu-aja-1sMo8HhxWkd
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meneken Keputusan Gubernur (Kepgub) Jawa
Barat No. 561/Kep.983-Yanbangsos/2019 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota.
Surat tersebut tertanggal 1 Desember 2019.
Meski gubernur telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) sebanyak 18 serikat
pekerja dari berbagai wilayah Jabar tetap menggelar aksi di Gedung Sate, Kota
Bandung. Ada tiga tuntutan yang disuarakan oleh buruh salah satunya mengenai
penolakan atas poin 7 huruf D yang tertulis dalam SK.
Mengenai poin 7 huruf D dalam SK, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh
Indonesia (KSPSI) Jabar Roy Jinto menjelaskan, poin tersebut berisi soal
penangguhan upah minimum bagi buruh perusahaan padat karya.
Kata Roy, buruh memprotes poin tersebut karena dinilai bertentangan dengan
Undang-undang Ketenagakerjaan Tahun 2013. Menurut dia, pengajuan
penangguhan mestinya didasarkan persetujuan gubernur.
"Yang poin D itu tidak sesuai karena penangguhan itu pengajuannya kepada
gubernur surat keputusannya dari gubernur tidak ada persetujuan dari kepala
dinas," kata Roy ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, (2/12).
Roy Jinto menuturkan perwakilan buruh telah melakukan audiensi dengan Wakil
Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. Hasilnya, pada 6 Desember mendatang akan
diadakan rapat koordinasi antara pemerintah dengan perwakilan dari serikat buruh.
Jika rapat koordinasi itu batal digelar, Roy mengatakan buruh akan kembali
menggelar aksi.
"Tanggal 3 hingga 4 tidak ada aksi. Tanggal 6 kita lihat kondisi kalau memang
tanggal 6 itu ada pertemuan tentu tidak akan ada aksi tapi kalau ga ada pasti kita
akan turun lagi. Kita untuk tanggal 6 masih tentatif," ucapnya.
Jika poin 7 huruf D itu tidak dihapuskan, Roy mengungkapkan buruh akan
menggelar aksi mogok massal sebagaimana yang sempat diwacanakan. Dia menilai
ada perlakuan diskriminatif terhadap buruh yang bekerja di industri padat karya
dengan buruh yang bekerja di perusahaan lain.
Page 96 of 116.

