Page 94 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 94

Title          PENETAPAN UMK JABAR BERGANTI FORMAT
               Media Name     suaramerdeka.com
               Pub. Date      02 Desember 2019
                              https://www.suaramerdeka.com/news/baca/208930/penetapan-umk-jabar-berg anti-
               Page/URL
                              format
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Penetapan Upah Minimum Kota dan Kabupaten (UMK) 2020 di Jabar yang
               sebelumnya diakomodir dalam bentuk surat edaran pada pekan lalu, dicabut.
               Sebagai gantinya, Gubernur Ridwan Kamil mengeluarkan format dalam bentuk surat
               keputusan yang dikeluarkan per 1 Desember 2019.


               Meski demikian, kata RK, secara substansi tak ada yang berubah. Pihaknya pun
               mempertimbangkan masukan Pangdam III Siliwangi dan Kapolda Jabar. "(Ini lebih
               ke) masalah kekhawatiran tidak diikuti Apindo. Hasil rapat Forkompimda, kita ubah
               formatnya (ke SK) tapi pointnya (tetap) sama," katanya di Bandung, Senin (2/12).


               Buruh sendiri memang bereaksi atas penggunaan surat edaran dalam penetapan
               UMK karena dianggap tak mengikat. Senin, mereka bahkan masih menggelar aksi
               unjuk rasa di depan Gedung Sate untuk menolak keberadaan surat edaran tersebut.

               Perubahan format surat tersebut tak terlepas dari kondisi yang berkembang. Kendati
               materinya disebut tak berubah, proses penangguhan yang sebelumnya ditiadakan
               kembali diberlakukan. Perusahaan paling lambat mengajukannya pada 20 Desember
               2019.

               Dalam kaitan penangguhan, RK menyebut pihaknya memberikan pengaturan khusus
               terhadap pekerja padat karya. "Kita keluarkan perlindungan khusus ke padat karya
               untuk melakukan nego upah secara bipartit saja, proses tersebut akan dilindungi
               dan disetujui Pemerintah Provinsi," tandasnya.

               Mantan Walikota Bandung itu berharap SK UMK itu bisa diterima semua pihak.
               Suara-suara penolakan dari buruh termasuk dengan demo dipersilahkan. Hanya
               saja, secara implisit, dia tak akan mengubahnya lagi.

               "Pengalaman saya menjadi kepala daerah selama 6 tahun, apa pun keputusannya
               tetap ada demo, demo sendiri dipersilahkan sepanjang sesuai aturan, yang penting
               tujuan saya mencegah PHK dan, cegah pindahnya perusahaan," jelasnya.


               Terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar, Roy
               Jinto mengapresiasi penerbitan penetapan UMK yang semula dari surat edaran
               menjadi surat keputusan. Hanya saja, pihaknya tetap merasa ada yang kurang dari
               langkah tersebut.




                                                       Page 93 of 116.
   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99