Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 89

Title          RIDWAN KAMIL TOLAK PENUHI TUNTUTAN BURUH TERKAIT SK UMK 2020
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      02 Desember 2019
                              https://www.merdeka.com/peristiwa/ridwan-kamil-tolak-penuhi-tuntutan-b uruh-terkait-
               Page/URL
                              sk-umk-2020.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menolak revisi poin dalam Surat Keputusan (SK)
               mengenai UMK 2020 yang dituntut oleh ribuan buruh. Ia menilai, setiap kebijakan
               tidak bisa memuaskan semua pihak.


               "Enggak mau. Udah itu saja," kata dia saat ditemui di kawasan Jalan Diponegoro,
               Kota Bandung, Senin (2/12).

               Pria yang akrab disapa Emil itu tidak mempermasalahkan aksi demonstrasi yang
               dilakukan buruh. Selain dilindungi Undang-Undang, turun ke jalan dalam menyikapi
               sebuah kebijakan merupakan hal yang biasa, selama tidak menyalahi aturan.


               Hanya saja, dia ingin semua memahami bahwa keputusannya dalam SK sudah
               dipikirkan dengan matang. Itu pun dalam rangka mencegah pemutusan hubungan
               kerja (PHK) dan mencegah perusahaan, khususnya perusahaan padat karya
               hengkang dari Jabar.

               "Yang namanya demo mah pasti ada. Jadi jangan digeser substansinya bahwa akan
               bersih demo," ucap dia.


               "Tujuan saya mencegah PHK, mencegah pindahnya perusahaan-perusahaan karena
               tidak sanggup UMK untuk padat karya. Diinisiatifkan perlindunganya, caranya
               melalui poin yang saya tetapkan," tandas Emil.

               Sebelumnya, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar
               Roy Jinto Ferianto menuntut Gubernur Jabar untuk menghapus poin ketujuh dalam
               SK UMK 2020.


               Poin itu berisi, penangguhan upah bisa dilakukan melalui perundingan bipartit dan
               disahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar. Ia menilai,
               poin itu sangat merugikan dan tidak berpihak pada buruh.

               "Kami minta Gubernur menghapus poin itu karena tidak berpihak kepada buruh,"
               kata dia di sela unjuk rasa.








                                                       Page 88 of 116.
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94