Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 155
Tim pengawas gabungan pusat dan daerah sudah menyelesaikan investigasi tahap
awal di pabrik yang berlokasi Desa Sabirejo, Binjai, Langkat, Sumatera Utara.
Pelanggaran pertama, perusahaan tidak memberikan perlindungan kepada pekerja
terkait kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan baik mental.
Kedua, perusahaan didapati mempekerjakan pekerja anak atas nama Rina umur 15
tahun. Ketiga, perusahaan belum membuat wajib lapor ketenagakerjaan untuk
lokasi kejadian.
Diketahui, pabrik tersebut merupakan cabang dari PT Kiat Unggul yang berada di
Jalan Medan-Binjai KM 15,7, Kabupaten Deliserdang. Didapati tidak melaporkan
keberadaan cabang perusahaan tersebut kepada Dinas Ketenagakerjaan, sehingga
keberadaannya tak tercatat oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara.
Perusahaan masuk kategori ilegal.
Keempat, perusahaan membayar upah tenaga kerja lebih rendah dari ketentuan
upah minimum Kabupaten Langkat. Kelima, perusahaan belum mengikut sertakan
pekerjanya dalam program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS
Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. "Hanya satu pekerja yang sudah didaftarkan
pada BPJS Ketenagakerjaan, selebihnya belum," kata Hanif.
Keenam, lanjut Hanif, perusahaan belum melaksanakan sepenuhnya syarat-syarat
Keselamatan Kesehatan Kerja atau K3, dari olah tempat kejadian perkara, diketahui
sumber api berasal dari pintu belakang yang menjadi akses keluar masuk pekerja.
Sedangkan pintu depan terkunci. Sehingga saat terjadi kebakaran para pekerja tak
bisa keluar menyelamatkan diri karena tidak ada jalur evakuasi.
Perusahaan juga tidak memiliki alat pemadam kebakaran dan sirkulasi udara yang
memenuhi syarat. Pabrik tidak dilengkapi fasilitas pertolongan pertama pada
kecelakaan atau P3K, tidak tersedia alat pelindung diri, serta berbagai pelanggaran
lain.
Page 154 of 185.

