Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 164

Title          PABRIK KOREK TERBAKAR, EDY RAHMAYADI PELOTOTI INDUSTRI ILEGAL
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      25 Juni 2019
                              https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190625140500-20-406228/pabrik- korek-
               Page/URL
                              terbakar-edy-rahmayadi-pelototi-industri-ilegal
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Pabrik perakitan pemantik api ilegal yang beroperasional di Kabupaten Langkat,

               Provinsi Sumatra Utara mendapat perhatian masyarakat luas. Apalagi pabrik
               tersebut ternyata mengabaikan keselamatan para pekerja sehingga terjadi
               kebakaran yang menewaskan 30 orang.

               "Pemprov Sumut akan mengevaluasi seluruh instansi karena masih ada industri
               ilegal yang beroperasi. Seperti pabrik mancis (korek gas) di Langkat itu, yang sudah
               lama beroperasi. Tapi kenapa tak ketahuan. Ini kita evaluasi," kata Gubernur Sumut,
               Edy Rahmayadi, Selasa (25/6).

               Edy mengatakan perusahaan ilegal yang beroperasi di Sumut itu tentu merugikan
               negara. Penerimaan negara dari sektor pajak, kata dia, malah bocor. Dinas-dinas
               terkait yang mengurusi perizinan dan ketenagakerjaan, kata dia, akan dievaluasi.

               "Perpajakan juga akan dievaluasi. Evaluasi di bidang ketenagakerjaan dan perizinan

               juga akan kita lakukan. Ini tujuannya adalah untuk menjamin keselamatan pekerja.
               Jangan sampai kejadian seperti yang di Langkat itu terulang kembali," tegasnya.

               Mantan Ketua Umum PSSI ini juga berjanji akan berupaya membantu keluarga
               korban yang ditinggalkan semampu mungkin. Bantuan termasuk memberikan biaya
               santunan, apalagi rata-rata karyawan pabrik yang tewas selama bekerja di pabrik
               ilegal itu hanya diupah antara Rp500-700 ribu per bulan.

               "Jangan kan yang musibah, yang tidak musibah aja kita bantu," kata Edy.

               Seperti diketahui, pabrik pemantik (korek gas) di Desa Sambi Rejo, Kecamatan

               Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang terbakar hingga menewaskan 30
               orang ternyata tidak memiliki izin operasional. Pabrik pemantik yang terbakar ini
               merupakan anak perusahaan dari PT Kiat Unggul yang beroperasi di Diski,
               Kabupaten Deliserdang.






                                                      Page 163 of 185.
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169