Page 505 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 505
Judul Paisal: Perusahaan di Dumai Harus Komitmen
Nama Media riaupos.jawapos.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://riaupos.jawapos.com/dumai/02/12/2021/263202/paisal-
perusahaan-di-dumai-harus-komitmen.html
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-02 09:43:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Provinsi Riau telah menetapkan upah minimum kabupaten atau kota (UMK) 12 kabupaten atau
kota, berdasarkan SK Gubernur Riau Nomor: KPTS.1272/XI/2021 tentang UMK di Provinsi Riau
Tahun 2022 Tanggal 30 November 2021. Berdasarkan SK Gubernur Riau tersebut, UMK Kota
Dumai tertinggi di Provinsi Riau, yakni Rp3.414.160,86.
PAISAL: PERUSAHAAN DI DUMAI HARUS KOMITMEN
DUMAI - Provinsi Riau telah menetapkan upah minimum kabupaten atau kota (UMK) 12
kabupaten atau kota, berdasarkan SK Gubernur Riau Nomor: KPTS.1272/XI/2021 tentang UMK
di Provinsi Riau Tahun 2022 Tanggal 30 November 2021.
Berdasarkan SK Gubernur Riau tersebut, UMK Kota Dumai tertinggi di Provinsi Riau, yakni
Rp3.414.160,86.
Menanggapi UMK tertinggi di Provinsi Riau, Wali Kota Dumai, Paisal mengaku, UMK Dumai
tertinggi di Provinsi Riau, tentunya ini sudah melalui mekanisme dan acuan sesuai dengan aturan
yang berlaku.
"Kami berharap ini tak hanya sebagai angka saja, namun benar-benar diterapkan di lapangan
dan perusahaan-perusahan yang ada di Kota Dumai," katanya, Rabu (1/12).
Paisal meminta semua perusahaan harus berkomitmen untuk mentaati SK Gubernur Riau
tersebut. Dirinya berharap, dengan telah ditetapkannya UMK Dumai, bisa berdampak kepada
peningkatan ekonomi Kota Dumai, dengan begitu kesejahteraan masyarakat Dumai bisa
terangkat.
Paisal mengaku akan segera mengintruksikan Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi
(Disnakertras) Dumai, untuk mensosialisasikan SK Gubernur Riau Nomor : KPTS.1272/XI/2021
tentang UMK di Provinsi Riau tahun 2022, kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kota
Dumai, termasuk ke pelaku-pelaku usaha.
504

