Page 510 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 510
"Ketetapan kenaikan UMK sebesar Rp32 ribu atau naik satu persen lebih tersebut berdasarkan
pada kenaikan upah minimun yang sudah ditetapkan gubernur Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung Erzaldi Rosman Djohan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan
Perdagangan Kabupaten Bangka, Asep Setiawan di Sungailiat, Kamis.
Dikatakan, kenaikan upah minum di Kabupaten Bangka mengikuti ketetapan kenaikan yang
sudah ditentukan pemerintah provinsi meskipun sampai sekarang belum final.
Upah pekerja di masing - masing perusahaan nilai berbeda atau disesuaikan dengan kemampuan
dan jenis usaha perusahaan tersebut.
"Secara nasional kenaikan upah pekerja masih terus dibahas dan diharapkan dalam waktu dekat
sudah ada kepastian nilai kenaikan upah pekerja," kata Asep.
Kenaikan upah pekerja tahun 2022 yang ditetapkan pemerintah kata dia, khusus di wilayah
Kabupaten Bangka tidak menimbulkan gejolak oleh pekerja karena mungkin para pekerja
memahami kondisi perusahaannya masing - masing.
"Jumlah tenaga kerja yang terdaftar di wilayah Kabupaten Bangka di semua sektor usaha
mencapai 5.000 lebih orang," katanya.
Angka jumlah pekerja ribuan orang itu kata dia, tidak mengalami pengurangan yang signifikan
akibat pandemi COVID-19, dan kalaupun ada pengurangan pekerja bersifat sementara.
"Saya melihat pihak perusahaan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja kepada
karyawannya, namun memberlakukan sistem "shift" atau bergantian jam kerja," jelasnya.
Sistem "shift" yang diberlakukan pihak perusahaan kepada karyawannya menurut Asep cukup
bijaksana karena mempertimbangkan kemampuan keuangan perusahaan tanpa memutus
hubungan kerja dengan karyawannya.
(Antara).
509

