Page 85 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2019
P. 85
Title MENAKER MINTA BAWAHANNYA TINGKATKAN KINERJA DI TIGA SEKTOR PRIORITAS
Media Name suara.com
Pub. Date 02 Juli 2019
https://www.suara.com/news/2019/07/02/185026/menaker-minta-bawahannya-
Page/URL
tingkatkan-kinerja-di-tiga-sektor-prioritas
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri minta jajaran pegawai
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk meningkatkan kinerja tiga sektor
prioritas, yakni pariwisata, industri manufaktur dan ekonomi digital. Instruksi
tersebut dilakukan untuk mendukung langkah pemerintah dalam mendorong
perkembangan dan pertumbuhan di tiga dari enam sektor prioritas.
"Tiga sektor digarisbawahi. Artinya, suport dari seluruh kinerja Kemnaker dan unit-
unitnya di daerah fokus ke pariwisata, industri manufaktur dan digital ekonomi. Tiga
sektor lainnya tentunya harus dikerjakan dengan porsi berbeda, termasuk
peningkatan skill pekerja migran Indonesia, " ujarnya, dalam sambutan pelantikan
40 orang pejabat administrator (eselon III) dan 86 pejabat pengawas (eselon IV) di
ruang Tridharma Kemnaker, Jakarta, Senin (1/7/2019).
Hanif menambahkan, ketiga sektor prioritas tersebut merupakan hasil dari rapat
terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, Senin (1/7/2019) pagi.
Kemnaker akan mengerahkan jajarannya hingga di daerah untuk mendukung
berjalannya investasi dan menghasilkan kontribusi yang positif.
"Kita harus punya kemampuan untuk kordinasi dengan industri, konsolidasi dengan
Pemda untuk bisa memastikan prioritas nasional ini bisa dijalankan di daerah-
daerah, " katanya.
Jaga Integritas
Hanif mengingatkan kepada 126 pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik untuk
tetap menjaga integritas dan menghindarkan sikap aneh-aneh dalam menjalankan
tugas pokok dan fungsinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Integritas itu wajib, tak bisa ditawar-tawar. Ini bicara keluarga, bukan bicara siapa-
siapa. Pikirkan keluarga kita, jaga integritas sebaik-baiknya. Apalagi yang mau
pensiun, jangan sampai aneh-aneh, repot nanti kalau sudah pensiun, sebab di masa
pensiun kita ingin hidup tenang, " kata Hanif.
Page 84 of 95.

