Page 83 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2019
P. 83
Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI , Justi Amaria dalam
sambutannya memberikan beberapa pesan kepada PMI yang akan diberangkatkan.
"Kesempatan ini harus adek-adek syukuri karena tidak semua orang bisa
mendapatkan kesempatan seperti ini, jadi jangan disia-siakan. Selama bekerja di
Korea Selatan , manfaatkan kesempatan baik ini agar adek-adek bisa menyerap ilmu
pengetahuan dan teknologi sehingga apa yang sudah kalian dapatkan di Korea
Selatan , bisa dibawa kembali ke Indonesia. Selanjutnya, biasakanlah disiplin waktu,
tetap berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia, jaga kesehatan, dan taati
aturan-aturan yang berlaku di sana karena kalian membawa nama baik bangsa
Indonesia. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara di KITCC
sehingga bisa mengantarkan adek-adek ini untuk bekerja ke Korea Selatan .
Semoga adek-adek ini bisa kembali dan membangun bangsa ini," tutur Justi.
Ditambahkan pula oleh Direktur Indonesia EPS Center, Choi Jeongyun, tentang
kondisi saat ini di Korea yang sudah memasuki musim panas.
"Di Korea saat ini sudah musim panas, jadi mungkin akan ada perbedaan cuaca
dengan di Indonesia, sehingga kalian harus menjaga kesehatan dan mempersiapkan
diri dengan baik selama bekerja di sana. Saya juga berterima kasih kepada BNP2TKI
untuk program G to G ini. Saya berharap para PMI bisa mencintai Korea seperti saya
juga mencintai Indonesia. Saya tahu peribahasa Indonesia yang berbunyi "di mana
ada kemauan, di situ ada jalan", jadi saya berharap semoga kalian berhasil," tutup
Choi Jeongyun.
Kasubdit Pelaksanaan Penempatan, Nugroho Pratiknyo, pelepasan PMI ke Korea
Selatan kali ini berjumlah 148 orang yang seluruhnya akan bekerja di bidang
manufaktur.
"Pelepasan ini merupakan kloter ke 44 dan sudah rutin kami lakukan tiga kali
seminggu, yaitu setiap hari Senin untuk bidang fishing, Selasa untuk bidang
manufaktur, dan Rabu untuk yang re-entry. Sampai tanggal 1 Juli 2019, jumlah
penerbangan PMI ke Korea Selatan sudah mencapai angka 3.081 orang.
Selanjutnya, dari 148 orang ini terdiri dari 141 orang laki-laki dan 7 orang wanita,''
ungkap Nugroho.
Nugroho mengatakan, dari segi daerah asal, totalnya berasal dari 7 provinsi, di
antaranya dari Jambi yang tidak biasanya menjadi daerah asal PMI, juga ada dari
Lampung dan Sulawesi Selatan.
Page 82 of 95.

