Page 114 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 114
Judul Kemenaker Catat 5 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak
Nama Media Solo Post
Newstrend Pemutusan Hubungan Kerja
Halaman/URL Pg3
Jurnalis JIBI
Tanggal 2020-07-05 07:04:00
Ukuran 66x259mmk
Warna Warna
AD Value Rp 24.024.000
News Value Rp 72.072.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Netral
Narasumber
negative - Haiyani Rumondang (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja Kemenaker) Dalam catatan kami ada total 3 juta pekerja yang di-PHK,
dirumahkan, dan ada juga migran yang dipulangkan atau gagal berangkat
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyebut ada lima provinsi yang paling terdampak
pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga pekerja dirumahkan selama pandemi Covid-19.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker Haiyani
Rumondang mengatakan kelima provinsi yang dimaksud adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa
Tengah, Riau, dan Jawa Timur.
KEMENAKER CATAT 5 PROVINSI DENGAN JUMLAH PHK TERBANYAK
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyebut ada lima provinsi yang paling terdampak
pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga pekerja dirumahkan selama pandemi Covid-19.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker Haiyani
Rumondang mengatakan kelima provinsi yang dimaksud adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa
Tengah, Riau, dan Jawa Timur.
"Dalam catatan kami ada total 3 juta pekerja yang di-PHK, dirumahkan, dan ada juga migran
yang dipulangkan atau gagal berangkat," kata Haiyani, Sabtu (4/7/2020).
Dia menambahkan Kementerian telah menjalankan enam kebijakan untuk mencegah masalah
ketenagakerjaan terjadi berlarut-larut. Pertama, Menteri Ketenagakerjaan telah merilis surat
edaran terkait perlindungan pekerja atau buruh dan kelangsungan usaha.
Kedua, pihaknya melarang dan menghentikan sementara tenaga kerja dari Tiongkok serta
pelarangan sementara orang masuk ke Indonesia selama masa pembatasan sosial berskala
113

