Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 119
Judul Marahnya Jokowi Ternyata Ada Gunanya
Nama Media Rakyat Merdeka
Newstrend Rumah Sakit Nahdlatul Ulama
Halaman/URL Pg1&8
Jurnalis BCG
Tanggal 2020-07-05 05:51:00
Ukuran 441x333mmk
Warna Warna
AD Value Rp 277.830.000
News Value Rp 1.389.150.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Netral
Narasumber
positive - Yustinus Prastowo (Jubir Menteri Keuangan) Menurut kami sekarang sudah ada
perbaikan signifikan dan kecepatan yang membaik
neutral - Terawan Agus Putranto (Menteri Kesehatan) Padahal di saat pandemi ini butuh banyak
belanja untuk menggerakkan ekonomi
negative - Terawan Agus Putranto (Menteri Kesehatan) Kalau menteri tidak cepat belajar, ya
repot. Dia tidak bisa mengontrol anak buahnya
negative - Jokowi (None) Setelah video rame, baru para menteri bergerak. Ada gunanya juga
video tersebut
Ringkasan
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto yang paling disorot bakal direshuffle jadi makin rajin
blusukan ke daerah-daerah. Realisasi anggaran kesehatan pun dilaporkan mulai meningkat.
Empat hari setelah video Jokowi marah-marah beredar, Terawan muncul di lapangan. Macam-
macam kegiatannya. Bertemu kepala daerah, blusukan ke pasar, memberikan bantuan kepada
tenaga kesehatan atau meninjau rumah sakit.
MARAHNYA JOKOWI TERNYATA ADA GUNANYA
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto yang paling disorot bakal direshuffle jadi makin rajin
blusukan ke daerah-daerah. Realisasi anggaran kesehatan pun dilaporkan mulai meningkat.
EMPAT hari setelah video Jokowi marah-marah beredar, Terawan muncul di lapangan. Macam-
macam kegiatannya. Bertemu kepala daerah, blusukan ke pasar, memberikan bantuan kepada
tenaga kesehatan atau meninjau rumah sakit.
Terawan pertama kali terlihat muncul di Surabaya pada Kamis (2/7) lalu. Di Kota Pahlawan itu
Terawan melakukan sejumlah agenda bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pagi-pagi,
eks Kepala RSPAD itu blusukan ke Pasar Genteng Baru. Siangnya, dia menggelar pertemuan
tertutup dengan manajemen rumah sakit Universitas Airlangga dan jajaran dinas kesehatan.
Terawan juga menyerahkan santunan kepada tiga keluarga nakes Jawa Timur yang gugur saat
menangani Covid-19.
118

