Page 123 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 123
penjualan paket pelatihan dengan menyesuaikan aturan perundang-undangan. Termasuk
mengalihkan para penerima kartu prakerja untuk bisa mendapatkan program bantuan lainnya.
Pengalihan itu ditujukan agar upaya peningkatan kualitas dan kompetensi SDM (sumber daya
manusia) bisa terus bergulir. Khususnya bagi 1,7 juta warga yang di-PHK akibat pandemi Covid-
19 agar bisa terakomodasi lewat bantuan yang sudah dialokasikan pemerintah.
"Masih dievaluasi di Kemenko Perekonomian. Ketika ini (pengadaan paket pelatihan, Red)
distop, peserta akan kami sertakan ke program bansos dan pelatihan-pelatihan di balai latihan
kerja (BLK) yang ada. Nanti, setelah itu, diteruskan lagi. Yang belum menerima manfaat dari
pemerintah akan kami prioritaskan di program kartu prakerja," terang Menteri Tenaga Kerja
(Menaker) Ida Fauziyah di sela kunjungan kerja di kantor PC NU Kabupaten Mojokerto kemarin
(4/7).
Ida memastikan, di antara 680 ribu peserta program kartu prakerja yang terdaftar, sudah ada
140 ribu peserta yang mendapat dan merasakan program pelatihan digital. Sisanya, 540 ribu
peserta, masih dievaluasi untuk disertakan di program bantuan lainnya. Nanti, lanjut Ida,
mereka diikutsertakan dalam penerima program bansos dan pelatihan vokasi di BLK sembari
menunggu hasil evaluasi dan dibukanya kembali pelatihan bagi peserta program kartu prakerja.
"Yang belum sempat mendapat bansos dan pelatihan di BLK menjadi prioritas program kartu
prakerja berikutnya," ujar mantan ketua umum PP Fatayat NU tersebut.
Dalam kunjungannya kali ini, Ida turut menyerahkan sejumlah bantuan beberapa program dari
Kemenaker. Salah satunya adalah bantuan paket BLK komunitas kepada PC NU Kabupaten
Mojokerto. Secara simbolis, bantuan tersebut diterima jajaran pengurus cabang (PC) Nahdlatul
Ulama (NU). Lalu, bantuan paket padat karya infrastruktur sanitasi dan pelatihan penanganan
Covid-19 bagi 26 pesantren.
Kemudian, bantuan paket tugas pembantuan kepada dinas tenaga kerja (disnaker) serta
bantuan paketkegiatan tenagakerjaman-diri dan inkubasi bisnis kepada 250 wirausaha. Lewat
pemberian beberapa bantuan tersebut, Ida berharap ada sumbangsih besar, khususnya dari
pesantren, dalam menyerap tenaga kerjayangdi-PHK agar bisa membantu pembangunan
infrastruktur. "Jika unggul dengan skill, SDM akan ikut berperan memajukan Indonesia," tutur
politikus PKB tersebut. (far/cl4/ris)
122

