Page 14 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 14
Judul Menguntungkan Pihak Tertentu, Kartu Prakerja Pantas Distop
Nama Media wartaekonomi.co.id
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.wartaekonomi.co.id/read293256/menguntungkan-pihak-
tertentu-kartu-prakerja-pantas-distop
Jurnalis Redaksi
Tanggal 2020-07-06 06:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Astriana B Sinaga (Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan)
Yang tidak setuju beralasan warga lebih membutuhkan bantuan tunai atau modal kerja (44,33
persen), pelatihan bisa diperoleh gratis online (28,79 persen), tidak ada perusahaan yang siap
menampung (17,60 persen), pelatihan tidak jelas arahnya (1,69 ), celah korupsi baru (1,62
persen)
Ringkasan
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) Astriana B Sinaga
menganggap langkah pemerintah menghentikan pelatihan Kartu Prakerja sesuai dengan
keinginan mayoritas publik. Keputusan menghentikan program itu juga sejalan dengan hasil
survei lembaganya yang memotret kecenderungan publik.
MENGUNTUNGKAN PIHAK TERTENTU, KARTU PRAKERJA PANTAS DISTOP
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) Astriana B Sinaga
menganggap langkah pemerintah menghentikan pelatihan Kartu Prakerja sesuai dengan
keinginan mayoritas publik. Keputusan menghentikan program itu juga sejalan dengan hasil
survei lembaganya yang memotret kecenderungan publik.
Dia menuturkan, dalam hasil survei tersebut, mayoritas responden (61,94 persen) tidak setuju
dengan program Kartu Prakerja. Sementara, yang sepakat 38,06 persen.
"Yang tidak setuju beralasan warga lebih membutuhkan bantuan tunai atau modal kerja (44,33
persen), pelatihan bisa diperoleh gratis online (28,79 persen), tidak ada perusahaan yang siap
menampung (17,60 persen), pelatihan tidak jelas arahnya (1,69 ), celah korupsi baru (1,62
persen)," papar Astriana kepada wartawan, Minggu (5/7/2020).
13

