Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 86

menginginkan  pekerja  yang  terdampak  Covid-19,  baik  di-PHK  atau  dirumahkan,  dilibatkan
              dalam pelaksanaan kegiatan.

              "Seluruh program yang ada di Kemenaker kami orientasikan untuk membantu teman-teman
              yang  ter-PHK,  yang  dirumahkan,"  kata  Menaker  Ida  Fauziyah  dalam pernyataannya,  dikutip
              Minggu (5/7).

              Ida mengatakan, saat pandemi Covid-19 ini yang ditangani pemerintah bukan kesehatan saja
              namun  juga  sektor-sektor  yang  lain.  Pemerintah  juga  melakukan  pemulihan  ekonomi
              masyarakat serta memastikan masyarakat mendapatkan social safety net.

              Khusus untuk program BLK Komunitas, program ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan
              kompetensi  SDM.  Program  ini  menyasar  komunitas-komunitas  masyarakat,  salah  satunya
              lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.

              "Ini salah satu cara kita mendorong peningkatan kompetensi masyarakat kita. Mendorong dari
              yang low skill, agar memiliki kompetensi dan masuk pasar kerja atau berwirausaha," ujar Ida.

              Hingga  tahun  2019,  Kemnaker  telah  membangun  1.113  BLK  Komunitas.  Pada  tahun  2020,
              Kemanker memasang target 2000 BLK Komunitas dapat terbangun. Namun, akibat pandemi
              Covid-19, program ini di-refocusing hingga menjadi 1000 BLK Komunitas.
              Ia menegaskan, program-program bantuan ini tidak boleh disalahgunakan. Ia pun tak segan
              akan  menindak  siapapun  yang  menyalahgunakan  wewenang  dalam  pelaksanaan  program
              bantuan.

              Foto: Bantuan Program Pemerintah, Kemenaker. IstBantuan Program Pemerintah, Kemenaker.
              Ist    "Tidak  boleh  satu  rupiah  pun  berkurang  bantuan  itu.  Tidak  boleh  ada  siapa  pun  yang
              mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan meminta fee atas program ini. Jadi kalau ada
              oknum mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan dan memotong, bawa ke Polisi, kita
              laporkan sama-sama," tegasnya.  (hoi/hoi).





































                                                           85
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91