Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 88

"Bantuan  ini  merupakan  bagian  dari  refocusing  program  dan  kegiatan  Kemnaker  dalam
              menanggulangi  dampak  pandemi  Covid-19,"  kata  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker),  Ida
              Fauziyah di Mojokerto, Sabtu (4/7/2020).

              Menaker  menambahkan,  Presiden  Joko  Widodo telah  menginstruksikan seluruh  kementerian
              dan lembaga, agar program dan kegiatan difokuskan untuk menangangani dampak pandemi
              Covid-19.  Menaker  ingin,  pekerja  yang  terdampak  Covid-19,  baik  yang  terkena  pemutusan
              hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan, dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
              "Seluruh program di Kemnaker, kami orientasikan untuk membantu teman-teman yang ter-PHK,
              yang dirumahkan," katanya.

              Ia  mengatakan,  saat  ini,  pemerintah  tak  menangani  masalah  kesehatan  saja,  namun  juga
              sektor-sektor  lain.  Pemerintah  melakukan  pemulihan  ekonomi  masyarakat  dan  memastikan
              masyarakat mendapatkan social safety net. Khusus untuk program balai latihan kerja (BLK)
              Komunitas, ia mengatakan, program ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi
              sumber daya manusia (SDM). Program ini menyasar pada komunitas-komunitas masyarakat,
              salah satunya lembaga pendidikan keagamaan, seperti pesantren.

              "Ini salah satu cara kita mendorong peningkatan kompetensi masyarakat. Mendorong dari yang
              low skill, agar memiliki kompetensi dan masuk pasar kerja atau berwirausaha," ujarnya.

              Hingga  2019,  Kemnaker  telah  membangun  1.113  BLK  Komunitas.  Pada  2020,  Kemanker
              memasang  target  2000 BLK  Komunitas dapat  terbangun.  Namun,  akibat  pandemi  Covid-19,
              program ini di-refocusing hingga menjadi 1000 BLK Komunitas. Menaker menegaskan, program-
              program bantuan ini tidak boleh disalahgunakan. Ia tak segan akan menindak siapapun yang
              menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan program bantuan.
              "Tidak  boleh  satu  rupiah  pun  berkurang  bantuan  itu.  Tidak  boleh  ada  siapa  pun  yang
              mengatasnamakan  Kementerian  Ketenagakerjaan  meminta  fee  atas  program  ini.  Kalau  ada
              oknum  mengatasnamakan  Kementerian  Ketenagakerjaan  dan  motong,  bawa  ke  Polisi,  kita
              laporkan sama-sama," tegasnya. (*).




































                                                           87
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93