Page 128 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 SEPTEMBER 2021
P. 128
Demikian juga dengan penerima KPR FLPP, Haru yang sempat berbincang dengan Eva Suryani
debitur yang menikmati fasilitas KPR FLPP, meminta agar rumah yang saat ini menjadi miliknya
untuk ditempati sendiri.
"Seperti kita ketahui bahwa penerima KPR bersubsidi itu adalah rumah pertama dan ditempati.
Dari yang kami kunjungi tadi, kriteria itu terpenuhi," tuturnya.
Sebagai informasi, bansos Kementerian Sosial yang disalurkan Bank BTN selama tahun 2021
hingga 22 September 2021 penyalurannya telah mencapai 100 persen Capaian itu terealisasi
baik untuk program keluarga harapan (PKH) maupun program sembako. Adapun nilainya
masing-masing mencapai Rp 682,53 miliar dan Rp 1,16 triliun.
Sementara untuk penyaluran pembiayaan rumah untuk program KPR FLPP, hingga 21 September
sudah menembus 93.985 unit dengan nilai mencapai Rp 10,3 triliun.
Jumlah tersebut telah menyerap sekitar 89 persen dari kuota KPR FLPP yang diberikan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Bank BTN sebanyak
105.562 unit senilai Rp11,2 triliun.
"Bank BTN berusaha sebaik mungkin untuk bisa memenuhi harapan dan target yang telah
ditetapkan oleh pemerintah," tegas Haru.
Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, lanjut Haru, BTN akan berperan aktif dalam
mendukung program pemerintah tersebut.
"Secara korporasi peran BTN sebagai lokomotif dalam pemulihan ekonomi nasional, khususnya
dalam pembiayaan rumah bagi MBR akan terus ditingkatkan, sehingga BTN akan tetap menjadi
pemeran utama dalam implementasi program pemerintah tersebut," pungkas Haru.
127

