Page 134 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 134
Title KEMENAKER AKUI ATURAN PERLINDUNGAN ABK WNI DI LUAR NEGERI BELUM RAMPUNG
Media Name merdeka.com
Pub. Date 13 Mei 2020
https://www.merdeka.com/uang/kemenaker-akui-aturan-perlindungan-abk-wn i-di-luar-
Page/URL
negeri-belum-rampung.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Berbagai permasalahan yang menimpa ABK asal Indonesia terus menuai sorotan
dari khalayak ramai. Masyarakat sontak mempertanyakan perlindungan negara
terhadap para ABK yang telah berjasa dalam menambah devisa negara.
Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementerian
Ketenagakerjaan Eva Trisiana mengakui pembahasan rancangan peraturan
perlindungan (RPP) ABK atau awak kapal laut dan perikanan mengalami hambatan
akibat pandemi Covid-19. Mestinya RPP telah rampung sejak April 2020.
"Kemarin pas Februari 2020 rapat bersama Komisi IX DPR, mereka (DPR) meminta
RPP selesai dua bulan kemudian (April). Hanya saja terhambat gara-gara Covid-19,
tapi sudah dalam tahapan harmonisasi di Kemenkumham," kata Eva saat menggelar
diskusi daring bersama DFW Indonesia, Rabu (13/5).
Dia menjelaskan, saat ini RPP telah berada di Kementerian Hukum dan HAM untuk
menunggu proses harmonisasi lebih lanjut. Namun, pihaknya tidak mengetahui
secara pasti terkait waktu pelaksanaan proses harmonisasi RPP.
RPP sendiri merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang
Perlindungan Pekerja Migran, khususnya Pasal 4 dan Pasal 64. Di mana Pasal 4
menegaskan bahwa pelaut awak kapal ataupun perikanan termasuk pekerja migran
Indonesia.
Sedangkan, Pasal 64 menginstruksikan aturan lebih lanjut melalui Peraturan
Pemerintah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 4 dan ditegaskan dalam
Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2019 terkait penempatan dan
perlindungan awak kapal niaga ataupun perikanan.
"Kita akui pelaksanaan perlindungan (ABK)belum terkoordinasi," jelasnya.
Harmonisasi Perlindungan ABK WNI Dikebut
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah terus melakukan koordinasi dengan
Kementerian terkait mengenai peristiwa tragis yang menimpa belasan Anak Buah
Kapal warga negara Indonesia atau ABK WNI yang bekerja di salah satu kapal
berbendera China.
Page 134 of 211.

