Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JUNI 2019
P. 99
"Kasus ini terjadi karena salah satu kapal Trelco Marine Service tertangkap petugas
karena terlibat pembelian BBM ilegal yang menyeret manajemen Trelco Marine dan
memburuknya manajemen perusahaan sehingga mengakibatkan penelataran kapal
yang beroperasi dibawah manajemen Trelco Marine Service," kata Direktur Eva
dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker di Jakarta pada Sabtu (1/6/2019).
Pihak KBRI Doha Qatar melalui Atase Ketenagakerjaan cepat tanggap merespon
permasalahan tersebut dengan menemui para ABK dan memberikan logistik yang di
butuhkan. KBRI Doha, Qatar langsung berkoordinasi dengan pihak berwenang dan
pihak perusahaan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
"Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, akhirnya kita
bisa memulangkan para ABK yang selama ini terlantar di pelabuhan. Mereka kini
telah kembali ke tanah air," kata Eva.
Dalam kesempatan ini, Direktur Eva memberikan apresiasi kepada Atase
Ketenagakerjaan KBRI Doha yang telah bertindak cepat merespon penanganan
kasus ini.
"Untuk meningkatkan pelindungan bagi ABK pemerintah sedang menyusun
Rancangan Pemerintah tentang Pelindungan Awak Kapal Niaga dan Awak Kapal
Perikanan yang ditargetkan paling lama sebelum akhir tahun ini sudah selesai,"
tegas Eva
"Kami bersyukur para ABK tersebut dapat pulang dan berkumpul kembali dengan
keluarga sehingga bisa merayakan Idulfitri di kampung halamannya," kata Eva.
Page 98 of 161.

