Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 124

Di sisi lain, hasil survei Sakernas BPS pada bulan Februari 2019 yang diolah oleh
               Pusdatin Kemnaker, Suhartono mengungkapkan baru 25,6 persen tenaga kerja
               Indonesia yang menggunakan teknologi atau digital. Artinya, 74,3 persen pekerja
               Indonesia masih manual dalam bekerja.

               "Saya berharap dengan adanya Pendidikan Tinggi Vokasi, yakni Politeknik
               Ketenagakerjaan, mampu menjawab tantangan tersebut dengan menciptakan SDM
               unggul bidang Ketenagakerjaan," Suhartono.

               Suhartono berharap masukan-masukan yang konstruktif dari asosiasi pengusaha,
               serikat pekerja/buruh dan masyarakat dan perserta semua guna pengembangan
               kurikulum pelatihan dan pendidikan vokasi di Indonesia. "Kami juga berharap
               politeknik Ketenagakerjaan mampu menghasilkan lulusan terbaik dan seluruh
               lulusan Politeknik Ketenagakerjaan dapat terserap seluruhnya untuk bekerja di
               industri," kata Suhartono

               Acara ini juga dihadiri, Staf Ahli Menteri bidang Kebijakan Publik, Reyna Usman; PLT
               Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari; Kepala Biro OSDM, Helmiaty Basri; Kepala
               Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan, Sukanta; Dekan Vokasi UGM,
               Wikan Sakarinto; dan para narasumber lainnya.

               Dalam laporan penyelenggaraan acara, Elsie Armaita selaku Kapusdiklat Kemnaker
               berharap kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang skill
               dan kompetensi yang dibutuhkan pada era glogalisasi dan teknologi guna
               menghasilkan SDM yang unggul melalui pendidikan tinggi vokasi.(jpnn)










































                                                      Page 123 of 144.
   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129