Page 22 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 22
Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, kenaikan UMK
tersebut membuat tantangan ekonomi bagi perusahaan menjadi lebih berat. Dia
membeberkan, ada pabrik yang berencana melakukan pemutusan hubungan kerja
(PHK). "Salah satunya pabrik rokok di Sidoarjo," ucapnya.
Pabrik itu masuk kategori sigaret keretek tangan. Bisa jadi, produk rokok tersebut
kurang diminati. Karena itu, pemprov menyiapkan beberapa langkah antisipasi.
Salah satunya ialah membantu menyiapkan SDM yang terlatih.
Pada bagian lain, kalangan serikat pekerja mengaku belum puas dengan kenaikan
UMK. Sekjen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jazuli menyebutkan,
ada parameter-parameter untuk menentukan upah minimum. Salah satunya adalah
kebutuhan hidup layak (KHL). "Kami ingin pemerintah mempertimbangkan itu,"
cetusnya.
Jika mengacu hasil survei KHL, idealnya kenaikan UMK berkisar 17 sampai 20
persen. Dia juga mempersoalkan besaran UMK yang tidak merata. Selisih
antardaerah yang berdekatan dianggap terlalu jauh.
Page 21 of 144.

