Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 31
Title DEWAN PENGUPAHAN JABAR AJUKAN REKOMENDASI KENAIKAN UPAH
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 21 November 2019
https://www.beritasatu.com/nasional/586521/dewan-pengupahan-jabar-ajuk an-
Page/URL
rekomendasi-kenaikan-upah
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seluruh bupati dan wali kota di wilayah Jawa Barat (Jabar) sudah mengajukan
rekomendasi penetapan kenaikan upah minimum tahun 2020 ke Gubernur Jabar
Ridwan Kamil. Rekomendasi kenaikan upah itu mengikuti surat edaran (SE) menteri
tenaga kerja dan transmigrasi yang mengatur formulasi kenaikan upah sebesar
8,51% mengacu pada angka inflasi dan kenaikan pendapatan domestik bruto.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar Mochamad Ade Afriandi
mengaku sudah menerima rekomendasi UMK dari 27 bupati dan wali kota se-Jabar.
"Kalau lihat rekomendasi, semua (UMK) menggunakan formula yang ada di surat
edaran menaker, inflasi dan PDRB 8,51%," tuturnya di Bandung, Rabu
(20/11/2019).
Meski dalam rapat pleno dewan pengupahan ada ketidaksepakatan dari perwakilan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ade mengungkapkan, seluruh rekomendasi
itu ditandatangani oleh perwakilan pengusaha.
Setiap 20 November, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia harus menetapkan
upah minimum yang bakal berlaku mulai 1 Januari tahun berikutnya di wilayah
masing-masing. Sebelumnya, Ridwan Kamil sudah menetapkan upah minimum
provinsi yang berlaku mulai 1 Januari 2020 dengan nominal Rp1.810.351.36. Upah
minimum pada tingkat kabupaten dan kota harus lebih tinggi dari upah minimum
provinsi tersebut.
Mengacu pada formulasi seperti surat edaran menteri tenaga kerja dan transmigrasi,
rekomendasi UMK terbesar di Jabar berlaku di Kabupaten Karawang dengan
nomimal Rp 4.594.325. Sementara nominal terkecil Rp 1.831.885 untuk Kota Banjar.
Rata-rata UMK di kabupaten dan kota itu nominalnya Rp 2.963.497.
Jika ditilik berdasarkan nominal rata-rata UMK tersebut, ada 13 kabupaten dan kota
yang nominal UMK tahun 2020 lebih rendah. Misalnya, UMK Kabupaten Cianjur (Rp
2.534.799), Kota Tasikmalaya (Rp 2.264.093), Kota Cirebon (Rp 2.219.488),
Page 30 of 144.

