Page 37 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 37

manajer, dan ahli tertentu yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan
               urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan.

               "Untuk jabatan level manager dan ahli tertentu di jasa konstruksi sebanyak 181
               jabatan yang sudah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No
               228 Tahun 2019 tentang Jabatan tertentu Yang Dapat Diduduki Oleh Tenaga Kerja
               Asing," jelasnya, kepada Bisnis, Jumat (28/2/2020).

               Lebih lanjut, imbuhnya, sesuai ketentuan dalam UU Nomor 2 Tentang Jasa
               Konstruksi, ketentuan Tenaga Kerja Asing adalah sebagai berikut.

               Pertama, pemberi kerja tenaga kerja konstruksi asing wajib memiliki rencana
               penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) dan izin memperkerjakan tenaga kerja
               asing (IMTA).

               Adapun yang dimaksud dengan rencana penggunaan tenaga kerja asing adalah
               rencana penggunaan tenaga kerja asing pada jabatan tertentu yang disahkan oleh
               menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan
               atau pejabat yang ditunjuk.

               Kemudian, yang dimaksud dengan izin memperkerjakan tenaga kerja asing adalah
               izin tertulis yang diberikan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah
               di bidang ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk kepada pemberi kerja tenaga
               kerja asing.

               Selain itu, Perizinan Badan Usaha Jasa konstruksi asing saat ini dilakukan melalui
               OSS sesuai ketentuan dalam PP 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan
               Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

               Selanjutnya, dijelaskan dalam peraturan tersebut, dalam hal Pelaku Usaha akan
               mempekerjakan tenaga kerja asing, pelaku usaha mengajukan pengesahan RPTKA.

               Adapun pelaku usaha dalam rangka pengajuan pengesahan RPTKA sebagaimana
               dimaksud, mengisi data pada laman OSS berupa alasan penggunaan tenaga kerja
               asing, jabatan dan atau kedudukan tenaga kerja asing dalam struktur organisasi
               perusahaan yang bersangkutan.

               Kemudian, jangka waktu penggunaan tenaga kerja asing, penunjukan tenaga kerja
               Indonesia sebagai pendamping tenaga kerja asing yang diperkerjakan, dan jumlah
               tenaga kerja asing. Adapun pengesahan RPTKA sebagaimana dimaksud merupakan
               izin memperkerjakan tenaga kerja asing.













                                                       Page 36 of 71.
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42