Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 33

Title         PKB: OMNIBUS LAW JANGAN SAMPAI ABAIKAN UMKM
                Media Name    republika.co.id
                Pub. Date     01 Maret 2020
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/20/03/01/q6hu41385 -pkb-omnibus-
                Page/URL
                              law-jangan-sampai-abaikan-umkm
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive











               JAKARTA -- PKB menyatakan Omnibus Law harus dikapi dengan cermat. Bahkan,
               aturan ini tidak boleh sampai meniadakan atau mengesampingkan keberadaan
               usaha kecil dan menenah (UMKM), "Keributan soal Omnibus Law membuat kita
               sering lupa bahwa jangkar pengaman penyerapan tenaga kerja kita saat ini ternyata
               bukanlah industri formal yang besar, apalagi padat modal. Jangkarnya adalah
               UMKM. Menyedihkan, tapi itu fakta yang harus diterima,'' Ketua DPP PKB bidang
               Ketenagakerjaan dan Migran Dita Indah Sari mellai rilisnya kepada
               Republika.co.id(1/3).

               Menurut catatan yang dihimpun PKB dari BPS, Dita menyatakan ada 116.978.631
               orang tenaga kerja terserap di UMKM. Dari jumlah itu 89%-nya ada di usaha mikro,
               yang pekerjanya kurang dari 4 orang per unit, dan sifatnya jelas informal.
               Sementara usaha besar menyerap berapa? Hanya 3%, atau sekitar 3,6 juta orang
               saja.

               "Kami tidak sedang mempertentangkan yang kecil dengan yang besar, raksasa
               dengan liliput. Namun struktur ekonomi semacam ini memang lampu kuning. UMKM
               memang harus dihidupkan terus, dari hulu ke hilir. Apalagi situasi ekonomi global
               sedang mengalami perlambatan seperti ini. Industri padat karya skala besar belum
               tentu segera mau tanam modal. Jadi untuk sementara, yang ada ya kita ramut baik-
               baik. Ya UMKM itu, "sambung Dita.

               Pemerintah memang sudah melakukan banyak upaya untuk mendongkrak UMKM.
               Subsidi bunga KUR 6%, keringanan pajak 5%, akses pelatihan dan pemberdayaan
               di banyak kementerian, digitalisasi dll. Namun bagi PKB kunci keberlanjutan usaha
               kecil adalah terintegrasinya mereka dengan ekosistem industri yang lebih besar.

               "UMKM harus jadi bagian dari supply chain bagi industri formal. UMKM makanan,
               kerajinan, kesenian menjadi bagian terintegrasi dengan industri pariwisata. UMKM
               pertanian menjadi bagian dari industri pengolahan makanan minuman. Skemanya
               bisa public private partnership atau bantuan full pemerintah dan bank".

               "Jadi apa yang sudah dimiliki jangan disia-siakan. Bagaimana si kecil yang berjasa
               ini bisa terus hidup dan berperan besar", demikian Dita..



                                                       Page 32 of 71.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38