Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 65
Title TIGA KONFEDERASI AKTIFKAN KEMBALI MAJELIS PEKERJA BURUH INDONESIA
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 29 Februari 2020
https://www.beritasatu.com/nasional/604157/tiga-konfederasi-aktifkan-k embali-
Page/URL
majelis-pekerja-buruh-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI)
sepakat untuk mengaktifkan kembali Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI).
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menjelaskan, MPBI sempat menjadi gerakan
buruh terbesar di Asia di mana pada tahun 2012 menggelar aksi bersama jutaan
buruh turun ke jalan. Menurut dia, aktifnya kembali MPBI didasari semangat penuh
ketulusan, kesadaran, dan kebersamaan buruh.
"Kami menanggalkan ego masing-masing. Bersatu untuk terus memperjuangkan
hak-buruh," kata Andi Gani dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/2/2020).
Omnibus Law Cipta Kerja, KSPSI Pastikan Tetap Lantang Bela Buruh Andi Gani
menilai, perjuangan MPBI selalu melalui tahapan konsep, lobi, dan aksi. Dengan
demikian, hal ini menunjukan kedewasaan gerakan buruh dalam bertindak.
Saat ini pun, kata Andi Gani, pihaknya tengah mempertahankan hak-hak buruh
dalam Omnibus Law Cipta Kerja melalui lobi ke sejumlah partai politik di DPR,
antara lain Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar. Selanjutnya, lobi akan
kepada PDIP, Nasdem, dan lainnya.
"Namun, jika terjadi deadlock di parlemen, dapat dipastikan MPBI akan kembali
turun ke jalan. Kita akan melakukan demo terbesar se-Indonesia jika dialog atau
diskusi untuk memberikan masukan dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja tidak
didengarkan," jelasnya.
Andi Gani menegaskan, gerakan buruh bukan gerakan politik dan bukan juga
gerakan yang akan menggoyang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pemerintah Diminta Libatkan Buruh dalam Penyusunan Omnibus Law "Saya pastikan
ini bukan gerakan politik. Dari tiga konfederasi, ada dua konfederasi yang
merupakan loyalis Presiden Jokowi, menjadi pendukung sejak Pilgub 2012. Jadi,
sangat tidak mungkin menggangu pemerintahan Presiden Jokowi," ujarnya.
Page 64 of 71.

