Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 68
Hal yang paling tidak disukai atau ditakutkan masyarakat jika RUU Ciptaker
diberlakukan adalah mengenai upah minimum provinsi, yang mendapat 36,1 persen
perhatian. Kemudian pesangon PHK kurang adil sebanyak 25,3 persen. Selanjutnya,
tidak ada cuti hamil menuai ketakutan 12,0 persen masyarakat.
"Pengaturan karyawan kontrak menuai ketakutan sebesar 6,0 persen, dan yang
menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 20,5 persen," papar Peneliti
Utama Puslitbang Diklat LPP RRI, Muhammad Qodari, dalam rilis hasil survei terbaru
di National Integrated Newsroom Radio Republik Indonesia, Sabtu (29/2/2020).
Metodologi survei yang digunakan dengan mengambil sample dari 5 (lima) provinsi
di Indonesia yaitu : Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan
Sulawesi Selatan. Dimana kelima provinsi tersebut setara dengan 55 persen populasi
nasional.
Metode penarikan sampel yang digunakan adalah quota & purposive sampling.
Jumlah sampel sebesar 400 responden tersebar secara proporsional. Dengan margin
of error sebesar +- 4.90 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 17 tahun
atau sudah menikah yang bertempat tinggal di wilayah survei.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara via telepon seluler
menggunakan kuesioner. Data telepon seluler responden diambil secara acak dari
no telp seluler responden hasil survei nasional, survei pileg, survei pilkada dan quick
count di setiap wilayahnya di masa sebelumnya.
Waktu pengumpulan data Tanggal 20 - 25 Februari 2020.
(Ilustrasi Foto/Slide : Ant - Zabur Karuru / Litbang LPP RRI).
Page 67 of 71.

