Page 210 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 210

Title          CATAT, PENGUSAHA YANG TERLAMBAT BAYAR THR BAKAL DIKENAI DENDA
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      11 Mei 2020
                              https://nasional.kontan.co.id/news/catat-pengusaha-yang-terlambat-baya r-thr-bakal-
               Page/URL
                              dikenai-denda
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan para pengusaha agar
               membayar Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tepat waktu atau paling lambat
               H-7 lebaran.

               Ida mengatakan, pengusaha yang terlambat atau yang tidak membayarkan THR
               keagamaan akan dikenai denda hingga sanksi.

               "Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja dikenai
               denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai sanksi
               administratif hingga penghentian sebagian usaha," kata Ida.

               Menurut dia, hal ini dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun
               2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh Di Perusahaan.
               Peraturan ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78
               Tahun 2015 tentang Pengupahan.

               Terkait dengan kebijakan THR keagamaan di tahun ini, Ida telah menerbitkan Surat
               Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang
               Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa
               Pandemi Covid-19.

               Dengan SE ini, seluruh gubernur diminta untuk memastikan perusahaan membayar
               THR Keagamaan kepada pekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

               Pengusaha yang tidak mampu membayar THR di masa pandemi ini bukan berarti
               tidak wajib membayar THR keagamaan, tetapi surat edaran ini turut pun
               mendorong adanya dialog untuk mencapai kesepakatan di antara pengusaha dan
               pekerja.

               Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
               dikenai denda sebesar 5%. Denda ini dikelola dan dipergunakan untuk
               kesejahteraan pekerja/buruh, serta tidak menghilangkan kewajiban pengusaha
               untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh.

               Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan sesuai



                                                      Page 209 of 243.
   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215