Page 218 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 218
Title SEBUT THR PALING LAMBAT DIBERIKAN H-7 LEBARAN, MENAKER MINTA GUBERNUR
PASTIKAN PEKERJA MENERIMA
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 11 Mei 2020
Page/URL https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/05/11/sebut-thr-paling-lambat-d iberikan-h-7-
lebaran-menaker-minta-gubernur-pastikan-pekerja-menerima
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengimbau para pengusaha agar
tepat waktu dalam membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada
para pekerjanya.
Paling lambat, H-7 sebelum lebaran.
"THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh
pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya
keagamaan," kata Ida dalam keterangan tertulis yang dilansir Kompas.com , Senin
(11/5/2020).
Ida mengungkapkan THR Keagamaan telah diatur dalam Peraturan Menteri
Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan
Bagi Pekerja/Buruh Di Perusahaan.
Adapun Permenaker ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI
Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
"Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai
sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha," tuturnya.
Minta Gubernur Beri Pengawasan Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan telah
menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor
M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020
di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19.
Melalui edaran ini, para Gubernur seluruh Indonesia diminta untuk memastikan
perusahaan membayar THR Keagamaan kepada pekerja atau buruh sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dilansir Kompas.com , Ida juga mengatakan akan banyak pertanyaan yang muncul.
Seperti bagaimana jika kondisi pengusaha tidak mampu membayar dan sejenisnya.
Page 217 of 243.

