Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 215
Title DISNAKER: 50.891 PEKERJA DKI DI-PHK IMBAS COVID-19
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 06 Mei 2020
Page/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/310607-disnaker-50891-pekerja-d ki-di-phk-
imbas-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
PANDEMI virus korona (covid-19) menyebabkan sebanyak 50.891 orang kehilangan
pekerjaan karena pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan. Akumulasi
angka pemecatan itu terhitung sejak Kamis, 2 April 2020.
"Ini data yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan. Data ini sudah kami sampaikan ke
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) dan
Kementerian Ketenangakerjaan (Kemenaker) untuk segera masuk dalam program
kartu prakerja," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Energi DKI
Jakarta Andri Yansyah di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).
Andri memaparkan pada 2-4 April 2020, terdapat 30.363 pekerja berasal dari 3.361
perusahaan di-PHK. Kemudian pada 8-9 April tercatat sebanyak 20.528 pekerja
dipecat dari 3.421 perusahaan.
Andri mengatakan mereka yang terkena PHK seharusnya mendapatkan bantuan
berupa kartu prakerja, insentif dan pelatihan oleh Kemenaker. Dengan demikian,
mereka yang terkena PHK memperoleh sertifikat dan peningkatan kualifikasi untuk
digunakan mencari pekerjaan baru.
Dia melanjutkan data program kartu prakerja harus satu pintu melalui situs
www.kartuprakerja.go.id. Situs tersebut dikelola oleh Kemenko Perekonomian.
Andri mempertanyakan nasib para pekerja yang di data oleh pihaknya kepada
Kemenko Perekonomian. Sebab hingga kini belum ada kepastian pemerintah
mengenai kartu prakerja tersebut.
"Data kami nih gimana nasibnya? Terus ada data tambahan? Ketiga, dari data yang
masuk dan tambahan kira-kira kapan eksekusinya dan berapa yang mendapat Kartu
Prakerja?," ucap Andri. (A-2).
Page 214 of 276.

