Page 248 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 248

Title          LBH JAKARTA: THR KERAP JADI ALAT AGAR PERUSAHAAN TAK BAYAR PESANGON
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      06 Mei 2020
                              https://nasional.kompas.com/read/2020/05/06/12453211/lbh-jakarta-thr-k erap-jadi-
               Page/URL
                              alat-agar-perusahaan-tak-bayar-pesangon
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Arif Maulana mengatakan,
               tunjangan hari raya (THR) kerap dijadikan alasan oleh perusahaan untuk membayar
               kompensasi kepada karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK)
               akibat Covid-19. Menurut Arif, dari laporan yang diterima LBH Jakarta, banyak
               pekerja yang kena PHK tidak mendapat pesangon dan hanya mendapat THR
               sebagai gantinya.

               "Ada pekerja tetap di-PHK tapi tidak diberi pesangon. Menariknya menggunakan
               momentum Lebaran, sehingga THR yang mestinya jadi pendapatan non-upah yang
               wajib dibayarkan perusahaan, dijadikan semacam alat untuk bargaining supaya
               tidak membayar pesangon," ujar Arif dalam diskusi online, Rabu (6/5/2020).

               Arif menuturkan, ada sebanyak 9 kasus ketenagakerjaan terkait THR yang
               laporannya telah diterima sejak pengaduan dibuka pada 17 Maret 2020. Dari jumlah
               kasus tersebut, ada pekerja yang tidak dibayar THR-nya karena alasan Covid-19,
               ada yang membayar tapi hanya sebagian, dan perusahaan yang mem-PHK
               karyawan sebelum puasa. Padahal dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
               tentang Ketenagakerjaan, soal pembayaran pesangon ada hitungan tersendiri sesuai
               masa kerja dan lainnya.

               "THR digunakan sebagai kompensasi untuk menghindari pesangon. Sembilan kasus
               itu berkenaan dengan itu," tutur Arif.

               Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang
               THR di perusahaan, kata Arif, semestinya THR dibayarkan 100 persen kepada
               pekerja. Selain itu, maksimal pembayarannya adalah 7 hari sebelum Hari Raya.

               "Namun terkait PHK di masa bulan puasa, THR tetap harus dibayarkan tapi
               perusahaan menghindar dengan bayar THR dan memberhentikan karyawan
               sebelum hari raya jatuh," kata dia.

               Adapun LBH Jakarta membuka aduan warga via online, baik melalui e-mail maupun
               telepon sejak 17 Maret 2020. Hingga Selasa (5/5/2020), pengaduan yang masuk
               mencapai 154 aduan. Dari kurun waktu tersebut, pengaduan paling banyak
               berkenaan dengan kasus gagal bayar untuk pinjaman online sebanyak 53 kasus,
               kasus ketenagakerjaan sebanyak 35 kasus. Kemudian kasus utang-piutang
               sebanyak 13 kasus, masalah perjanjian jual beli sebanyak 6 kasus, dan wanprestasi
               sebanyak 4 kasus.




                                                      Page 247 of 276.
   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253