Page 253 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 253
itle PENGUSAHA WAJIB BAYAR THR, TERMASUK UNTUK PEKERJA YANG DIRUMAHKAN
Media Name tirto.id
Pub. Date 06 Mei 2020
Page/URL https://tirto.id/pengusaha-wajib-bayar-thr-termasuk-untuk-pekerja-yang -dirumahkan-fluk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Awal pekan lalu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni
Monardo mengatakan sudah ada lebih dari satu juta buruh 'dirumahkan' perusahaan
selama masa pandemi COVID-19. "Ini data yang kami peroleh dari Kemnaker
(Kementerian Ketenagakerjaan)," katanya.
Selain itu, ia juga menyebut ada lebih dari 375 ribu buruh telah di-PHK. Ditambah
pekerja di sektor informal yang terdampak pandemi COVID-19, jenderal bintang tiga
itu menyebut "total 1.722.956 orang" terdampak.
'Merumahkan buruh' adalah istilah dalam dunia perburuhan yang sebenarnya tidak
dikenal dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Dalam praktiknya, kebijakan ini adalah meliburkan atau membebaskan pekerja
untuk tidak melakukan pekerjaan sementara waktu.
Eric Manurung, dalam artikel di Hukumonline, menjelaskan kalau seorang buruh
yang dirumahkan tetap mendapat upah secara penuh. "Yaitu berupa upah pokok
dan tunjangan." Upah bisa di bawah ketentuan sepanjang "dirundingkan terlebih
dahulu dengan serikat pekerja maupun pekerjanya serta disepakati bersama."
Lantas bagaimana dengan hak lain seperti Tunjangan Hari Raya (THR)? Ketua
Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos menegaskan
tidak ada alasan bagi perusahaan tidak membayar THR. "Seharusnya memang THR
diberikan kepada pekerja," katanya kepada reporter Tirto, Selasa (5/5/2020).
Menurutnya perusahaan harus tetap menjamin hak-hak buruh karena selain itulah
ketentuan hukumnya, mereka juga telah mendapat banyak keuntungan dari hasil
keringat para buruh. Selain itu, toh pemerintah telah memberikan keringanan pajak
dan insentif lain ke para pengusaha.
Ia juga mengingatkan betapa pentingnya THR bagi para buruh pada masa-masa
krisis seperti sekarang. "Orang yang dirumahkan tidak bisa usaha di luar, sementara
ia butuh pangan setiap hari," katanya.
Hal serupa dinyatakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said
Iqbal.
"THR harus dibayar 100 persen bagi buruh yang masuk kerja, buruh yang diliburkan
sementara karena COVID-19, maupun buruh yang di-PHK dalam rentang waktu H-
Page 252 of 276.

