Page 265 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 265

Title          PEKERJA DIRUMAHKAN DAN PHK SEMAKIN BANYAK, PEMERINTAH PUSAT BELUM BERI
                              KEPASTIAN SOAL KARTU PRAKERJA
               Media Name     jabar.tribunnews.com
               Pub. Date      06 Mei 2020
               Page/URL       https://jabar.tribunnews.com/2020/05/06/pekerja-dirumahkan-dan-phk-sem akin-
                              banyak-pemerintah-pusat-belum-beri-kepastian-soal-kartu-prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Angka perusahaan dan pekerja terdampak Covid-19 di Jawa Barat terus bertambah.
               Sampai Rabu, 6 Mei 2020, tercatat 1.158 perusahaan yang merumahkan dan
               melakukan PHK kepada total 75.113 pekerjanya.

               Mereka yang diprioritaskan Pemprov Jabar untuk mendapat bantuan dari program
               Kartu Prakerja ini pun belum mendapat respon dari pemerintah pusat maupun PMO
               Kartu Prakerja dan akhirnya diusulkan sementara mendapat bantuan dari
               pemerintah daerah.

               Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade
               Afriandi, mengatakan dari total 75.113 pekerja tersebut, 61.084 pekerja dirumahkan
               dan 14.029 pekerja terkena PHK. Jumlah pekerja atau buruh yang terimbas Covid-
               19 ini meningkat sampai ribuan orang dalam waktu seminggu. Pekerja yang
               dirumahkan pada 30 April 2020 sebanyak 55.508 orang, sedangkan pada 5 Mei
               2020 sebanyak 61.084 orang.

               Jumlah pekerja atau buruh yang terkena PHK pun meningkat. Dari tanggal 30 April
               2020 sebanyak 13.752 orang, menjadi 14.029 orang pada 5 Mei 2020. Data pekerja
               atau buruh tersebut sudah dilengkapi data identitas lengkap. Ade mengatakan
               sayangnya data-data pekerja terdampak Covid-19 yang sudah dilaporkan sejak
               bulan lalu tersebut belum mendapat respon dari pihak kementerian dan PMO Kartu
               Pra Kerja untuk mendapat fasilitas bantuan dari Kartu Pra Kerja.

               "Ini yang kami khawatirkan. Berkenaan data tersebut dijadikan rujukan penerima
               Program Kartu Pra Kerja yang dikelola PMO Kemenko Perekonomian RI, sampai
               dengan hari ini surat Gubernur Jawa Barat maupun hasil video conference dengan
               PMO Kartu Pra Kerja yang difasilitasi Dirjen Bina Lattas Kemnaker RI tanggal 30
               April 2020, belum mendapat jawaban pasti atas usulan dimaksud," kata Ade melalui
               ponsel, Rabu (6/5/2020).

               Sambil menunggu jawaban dan proses pemberian bantuan melalui Kartu Pra Kerja
               dari pemerintah pusat, Ade mengatakan pihaknya pun mengajukan supaya
               sementara ini para pekerja terdampak ini pun mendapat bantuan dari pemerintah
               daerah.





                                                      Page 264 of 276.
   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269   270