Page 263 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 263
Title SRI MULYANI MEMPREDIKSIKAN ANGKA KEMISKINAN NAIK AKIBAT PANDEMI COVID-19
Media Name jogja.antaranews.com
Pub. Date 06 Mei 2020
https://jogja.antaranews.com/berita/424215/sri-mulyani-memprediksikan- angka-
Page/URL
kemiskinan-naik-akibat-pandemi-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksikan jumlah penduduk miskin di
Indonesia semakin naik akibat wabah COVID-19, di mana dalam periode Maret - Mei
2020 telah terjadi lonjakan pada angka kemiskinan.
"Bayangkan COVID-19 yang terjadi beberapa bulan, semua pencapaian penurunan
kemiskinan dari 2011 sampai 2020 ini mengalami reverse," katanya dalam Raker
bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu.
Sri Mulyani menyebutkan potensi pertambahan angka kemiskinan di Indonesia salah
satunya dilatarbelakangi oleh adanya jumlah pengangguran karena pemutusan
hubungan kerja (PHK) semakin meningkat.
Ia menyatakan berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
angka pengangguran telah melonjak lebih dari 2 juta orang dalam 1,5 bulan sejak
pandemi COVID-19 muncul di Indonesia.
Oleh sebab itu, Sri Mulyani mengatakan bantuan sosial akan menjadi salah satu
upaya untuk dapat menjaga agar angka kemiskinan tidak semakin melonjak akibat
pandemi COVID-19.
"Belanja bansos jadi salah satu upaya untuk menjaga agar kemiskinan tidak
semakin melonjak akibat COVID-19 yang menimbulkan PHK dan penurunan
kegiatan ekonomi termasuk informal dan UMKM," katanya.
Tak hanya itu, pemerintah juga telah memberikan insentif khusus bagi perusahaan
sehingga diharapkan perusahaan dapat tetap memiliki modal usaha tanpa harus
melakukan PHK.
"Kita juga fokus pada Kartu Prakerja yang diharapkan bisa cover 5,6 juta orang
yang bentuknya setengah bansos. Kami tingkatkan bersama Kemnaker terkait
langkah-langkah untuk tangani lonjakan pengangguran," ujarnya.
Page 262 of 276.

