Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 42
Title OMNIBUS LAW TAK AKAN RUGIKAN BURUH
Media Name suaramerdeka.com
Pub. Date 21 Januari 2020
https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/214481/omnibus-law-tak-akan- rugikan-
Page/URL
buruh
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam),
Mahfud Md menegaskan, Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan memperluas
ketersediaan lapangan kerja di Indonesia.
Menurut Mahfud, Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tidak akan memberikan
kerugian seperti sempat disuarakan para buruh saat berunjuk rasa, Senin (20/1) di
Jakarta. "Cipta lapangan kerja itu maksudnya agar lapangan kerja bagi masyarakat
Indonesia semakin terbuka lebar,"
kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin. Lebih lanjut dijelaskan
Mahfud, tersedianya lapangan kerja yang luas bisa terwujud jika mekanisme
investasi dibuat mudah melalui omnibus law. Tidak hanya investor asing, dalam
negeri juga bisa dengan mudah menanamkan modal, sehingga akan muncul banyak
tempat usaha baru.
"Upaya yang akan dilakukan adalah mempermudah, menyederhanakan, perizinan
investasi," imbuh Mahfud. Mahfud juga menyampaikan, omnibus law tidak akan
serta merta membuat pasar Indonesia dikuasai asing. Omnibus law adalah regulasi
baru yang diyakini akan meningkatkan jumlah lapangan kerja yang memberi
manfaat tinggi kepada rakyat.
Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR pada Senin, (20/1)
siang. Salah satu tuntutannya menolak adanya Omnibus Law Rancangan
Undangundang Cipta Lapangan Kerja yang saat ini tengah digagas.
Setelah beberapa lama berdemo, perwakilan buruh yang dipimpin Presiden
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal diterima oleh Komisi IX RI.
Pertemuan antara sejumlah perwakilan buruh itu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi
IX, Ansory Siregar.
Alasan Penolakan
Said Iqbal mengatakan, setidaknya ada enam hal yang dapat merugikan buruh
apabila omnibus law ini diberlakukan. Salah satunya mengenai pengupahan.
"RUU ini akan mengakibatkan hilangnya upah minimum, padahal ini adalah jaring
Page 41 of 152.

