Page 117 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 117

Menurut  Suhartono,  hal  ini  menunjukkan  keseriusan  pemerintah  dalam  rangka  meyakinkan
              Pemerintah Negara Tujuan Penempatan bahwa kita tidak hanya melindungi PMI, namun juga
              melindungi warga negara mereka.

              "Kami akan terus memantau dan menindak secara tegas, apabila ada P3MI/LPK-LN yang tidak
              mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku," ucap Suhartono.

              Berdasarkan  Kepdirjen  Nomor  3/2748/PK.02.02/VIII/2021,  sudah  terdapat  56  negara
              penempatan  yang  membuka  pintu  bagi  PMI.  Hanya  saja,  sebagian  besar  negara  itu  bukan
              menjadi pilihan favorit bagi PMI.

              Seiring itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah terus melakukan berbagai upaya secara intens
              terkait pelindungan PMI.

              Beberapa kebijakan Menaker Ida antara lain melalui penguatan peran Satgas Pelindungan PMI.
              Selain itu, mempererat kerja sama luar negeri, untuk menjajaki peluang kawasan baru untuk
              penempatan PMI.

              Apalagi  saat  ini,  Amerika  Serikat,  Inggris,  Autralia  dan  negara-negara  Uni  Eropa  sedang
              mengalami krisis kelangkaan pekerja. Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan
              krisis kelangkaan pekerja yang terjadi di negara-negara maju itu, dapat membawa peluang baru
              bagi angkatan kerja Indonesia.

              "Beberapa  waktu  lalu  salah  satu  negara  bagian  di  AS  mengontak  kita  untuk  menjajaki
              kemungkinan  menerima  PMI  (pekerja  migran  Indonesia),  terutama  di  sektor  kesehatan,
              manufaktur, dan agrikultur," kata Anwar.

              Anwar menyebut permintaan terhadap pekerja migran Indonesia saat ini sangat besar, sekitar
              30 ribu orang untuk satu negara bagian.
              Oleh karena itu, pemerintah masih menjajaki peluang kerja sama itu.

              "Peluang itu diharapkan dapat memperluas pasar kerja bagi angkatan kerja dalam negeri yang
              berjumlah sangat banyak," tegas Anwar Sanusi. (mcr10/jpnn)


































                                                           116
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122