Page 114 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 114

Beberapa elemen ikut aksi antara lain KASBI, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI),
              Konsorsium  Pembaruan  Agraria  (KPA),  Sentral  Gerakan  Buruh  Nasional  (SGBN),  Konfederasi
              Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI),
              LBH Jakarta, YLBHI, SP-Perbankan, KPR, SEMPRO, LMND-DN, hingga GMNI-Presidium.

              "Sekitar 1.000 dari Gebrak (Gerakan Buruh Bersama Rakyat). Kita koordinasi dengan mahasiswa.
              Ada  sekitar  200  kalau  yang  dari  BEM  SI,"  kata  Ketua  Umum  Kongres  Aliansi  Serikat  Buruh
              Indonesia (Kasbi) Nining Elitos kepada detikcom, Kamis (28/10/2021).

              Selain itu, BEM Universitas Indonesia (UI) pun bergabung dengan Gebrak di lokasi. Mahasiswa
              UI berkumpul terlebih dahulu di kampus pukul 8.00 WIB.

              Berikut serba-serbi aksi dari siang hingga sore hari tersebut.

              Ribuan  personel  gabungan  dari  TNI-Polri  disiagakan  menjelang  aksi  demo  Gerakan  Buruh
              Bersama  Rakyat  (Gebrak)  di  sekitar  Istana  Negara,  Jakarta  Pusat.  Selain  itu,  kawat  berduri
              disiagakan di sekitar lokasi.

              "(Sebanyak) 1.955 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah provinsi (pemprov) dan kawat
              berduri," ucap Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto kepada detikcom,
              Kamis (28/10/2021) Ada juga aparat yang menggunakan hazmat atau alat pelindung diri (APD).
              Mereka berjaga di depan barisan massa demo.

              Baju hazmat putih itu mencolok di antara penjagaan polisi dan TNI di lokasi. Diketahui, saat ini
              di  Indonesia  masih  mengalami  masa  pandemi  virus  Corona  (COVID-19).  DKI  Jakarta  sendiri
              menerapkan PPKM Level 2.

              Pantauan pukul 11.05 WIB petugas menutup Jalan Medan Merdeka Barat. Kendaraan tidak bisa
              melintas menuju Istana negara dan sebaliknya.
              Jalan ditutup dengan barier oranye dan dijaga sejumlah aparat TNI-Polri. Kendaraan hanya bisa
              melintas dari Jalan Budi Kemuliaan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan.

              Kawat berduri juga disiagakan. Sejumlah buruh mengenakan pakai merah mulai berdatangan ke
              lokasi.

              Penutupan tak hanya di Jl Medan Merdeka Barat. Jalan-jalan di sekitar Istana negara seperti
              Kawasan Harmoni hingga Gambir pun ditutup.

              Salah  satu  kelompok  demonstran  membentangkan  spanduk  Presiden  Joko  Widodo  (Jokowi)
              untuk mundur.

              Pantauan di lokasi, Kamis (28/10/2021), spanduk tersebut dibawa oleh massa dari Aliansi Rakyat
              Menggugat.  Di  spanduk  putih  tersebut,  tertulis  'Mosi  Tidak  Percaya  Kepada  DPR  RI  dan
              Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Jokowi Mundur.' Sepanduk tuntutan Jokowi Mundur tidak hanya
              satu, tapi ada spanduk lainnya yang meminta Jokowi Mundur. Spanduk tersebut bertulisan 'Cabut
              UU  Ombudslaw  atau  Jokowi  Mundur.'  Rencananya,  massa  dari  sejumlah  elemen  masyarakat
              menggelar aksi demo di depan Istana Merdeka. Namun, polisi menyekat di kawasan Patung Kuda
              Arjuna Wiwaha, Jl Medan Merdeka Barat.

              Dirlantas  Polda Metro  Jaya  Kombes  Sambodo  Purnomo  Yogo  mengatakan  massa  aksi  hanya
              diizinkan menyampaikan aspirasi di kawasan sekitar Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda.

              "Iya  kita  tahan  di  sini  (patung  kuda),"  kata  Dirlantas  Polda  Metro  Jaya  Kombes  Sambodo
              Purnomo Yogo kepada wartawan di lokasi, Kamis (28/10/2021).


                                                           113
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119