Page 109 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 109
Judul Tak Ada Lagi Survei KHL, DPD KSPSI DIY Usul UMP DI Yogyakarta Naik
12 Hingga 15 Persen
Nama Media jogja.tribunnews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://jogja.tribunnews.com/2021/10/28/tak-ada-lagi-survei-khl-dpd-
kspsi-diy-usul-ump-di-yogyakarta-naik-12-hingga-15-persen
Jurnalis Miftahul Huda
Tanggal 2021-10-28 20:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemda DIY sudah membahas rencana penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Kepala
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi mengatakan,
persiapan dan koordinasi untuk menentukan komponen pengupahan sudah dilakukan.
TAK ADA LAGI SURVEI KHL, DPD KSPSI DIY USUL UMP DI YOGYAKARTA NAIK 12
HINGGA 15 PERSEN
Pemda DIY sudah membahas rencana penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Kepala
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi mengatakan,
persiapan dan koordinasi untuk menentukan komponen pengupahan sudah dilakukan.
Pada tahun ini pemerintah menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021
tentang pengupahan.
Dalam PP itu dijelaskan untuk penentuan upah nantinya akan berdasarkan perhitungan dari
Badan Pusat Statistik (BPS) terkait "Kalau koordinasi sudah kami lakukan. Termasuk
menggunakan PP 36 2021, dan sosialisasi sudah. Itu nantinya akan berdasarkan terhadap
perhitungan BPS, terkait Aria menambahkan, berhubung dalam perumusan penetapan UMP
menggunakan PP 36 Tahun 2021, maka pada tahun ini tidak ada survei Kebutuhan Hidup Layak
(KHL) selama 9 bulan.
"Untuk KHL, karena amanat PP 36 kami pakai BPS, ya kami mengacu PP 36 itu. Memang dari
Bappeda DIY ada kenaikan ekonomi sektor jasa. Tapi itu years on years. Kalau triwulan kedua
yang 11 persen itu, years on years triwulan kedua 2021 dibandingkan years to years triwulan
kedua 2020 dan pada saat triwulan kedua ekonomi terpuruk," terang dia.
Pada intinya, lanjut Aria pada triwulan kedua years to years kemarin berdasarkan data Bappeda
DIY sebesar 11 persen.
108

