Page 108 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 108

layanan tambahan (MLT) tersebut berupa fasilitas pembiayaan perumahan yang dibiayai dari
              dana investasi program JHT.
              Di tahun 2017 realisasi penyaluran MLT perumahan bagi pekerja/buruh mengalami kenaikan
              sebanyak 658 unit rumah yang meningkat menjadi 1.385 unit di tahun 2018.

              "Pada tahun 2019 penyaluran MLT terjadi penurunan sebanyak 398 unit rumah sampai dengan
              tahun  2020  ini  hanya  82  unit  rumah  yang  tersalurkan  dikarenakan  tidak  stabilnya  kondisi
              perekonomian Indonesia akibat pandemi COVID-19," ujar Putri dalam keterangan tertulis, Kamis
              (28/10/2021).

              Saat menyaksikan Penandatangan Kerja Bersama (PKB) Penyaluran Manfaat Layanan Tambahan
              Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan, hari ini, Putri menjelaskan diundangkannya
              Permenaker  Nomor  17  Tahun  2021  merupakan  kabar  baik  bagi  peserta  program  JHT  dan
              pengusaha/pemberi kerja.

              Sebab peraturan tersebut memberikan kemudahan bagi pekerja/buruh untuk memiliki rumah
              sendiri,  serta  membantu  pemerintah  dalam  menyediakan  rumah  bagi  masyarakat.  Dalam
              mengoptimalkan penyaluran MLT perumahan pekerja/buruh, ada hal-hal baru yang diatur dalam
              Permenaker Nomor 17 Tahun 2021.

              Hal  tersebut  antara  lain  penambahan  Bank  Daerah  yang  tergabung  dalam  ASBANDA,
              penambahan skema baru berupa novasi yaitu pengalihan dari KPR umum menjadi KPR MLT,
              serta  penyesuaian  suku bunga  deposito  sebagai  dasar perhitungan  suku  bunga penempatan
              (funding) dan suku bunga pinjaman (lending).

              "Kepada  BPJS  Ketenagakerjaan  segera  melakukan  sosialisasi  secara  masif  program  MLT  ini
              kepada pekerja, pengusaha, perusahaan pembangunan perumahan (developer), dan perbankan
              melalui perjanjian kerja bersama dengan perbankan yang tergabung dalam HIMBARA maupun
              ASBANDA (Asosiasi Bank Daerah)," ucap Putri.
              Dari perjanjian ini, Putri menginginkan Bank Tabungan Negara (BTN) yang core bisnisnya di
              bidang perumahan agar dapat lebih memberikan kemudahan persyaratan perbankan kepada
              pekerja/buruh yang mengajukan kredit perumahan melalui program MLT.

              "Saya  juga  berharap  kerja  samanya  dari  para  pengusaha/pemberi  kerja  serta  perusahaan
              pembangunan  perumahan  (developer)  untuk  menyediakan  atau  memfasilitasi  penyediaan
              perumahan bagi pekerja/buruh," katanya.

              Menurutnya, Menaker Ida Fauziyah juga telah mengingatkan, MLT program JHT ini harus bisa
              memberikan manfaat yang besar bagi peserta dan pemberi kerja, dalam memenuhi kebutuhan
              akan kepemilikan rumah sendiri.




















                                                           107
   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113